Senin, 10 Agustus 2026

Senin, 10 Agustus 2026

Matematika,Bahasa Indonesaia dan Pendidikan  Pancasila 

    





    Good morning student…

    Welcome ours class 4.C

    Tabik pun....!!!!                                                                                                                         

    Anak sholeh dan sholeha kelas IV.C,bagaimana kabarnya di hari Senin yang ceria ini,semoga kita semua dalam keadaan sehat dan tetap bersemangat ya Nak Aamiin.Alhamdulillah Hari ini kita kembali bertemu lagi untuk belajar Matematika 

    Seperti biasa sebelum melakukan aktivitas pembelajaran, terlebih dulu kita akan melaksanakan kegiatan  menyimak tausiah,sholat dhuha dan tadarus bersama. 

     

    Yuk kita mulai belajar !             

    1.Identitas Diri

    A.      Nama                     : Fitri Daryani

    B.      Mapel                    : Matematika

    C.      Hari/Tanggal        :  Senin, 10 Agustus 2026

    D.      Materi Pokok       : Memahami dan Menguraikan Nilai Tempat

    Tujuan Pendidikan: Peserta didik mampu menentukan dan menggunakan nilai tempat dengan baik.                                            

    MATERI AJAR: MEMAHAMI DAN MENGURAIKAN NILAI TEMPAT

    MODEL PEMBELAJARAN : DISCOVERY LEARNING                                              Dekomposisi bilangan adalah proses menguraikan suatu bilangan menjadi beberapa bagian sesuai dengan nilai tempatnya.

    Setiap angka memiliki nilai yang berbeda tergantung letaknya.

    Contoh nilai tempat:

    Nilai Tempat

    Nilai

    Puluhan ribu

    10.000

    Ribuan

    1.000

    Ratusan

    100

    Puluhan

    10

    Satuan

    1

    2. Nilai Tempat Bilangan

    Perhatikan bilangan berikut.

    27.548

    Angka

    Nilai Tempat

    Nilai

    2

    Puluhan ribu

    20.000

    7

    Ribuan

    7.000

    5

    Ratusan

    500

    4

    Puluhan

    40

    8

    Satuan

    8

    3. Dekomposisi Bilangan

    Bilangan dapat diuraikan menjadi bentuk panjang.

    Contoh 1

    4.582

    = 4.000 + 500 + 80 + 2

    Contoh 2

    13.406

    = 10.000 + 3.000 + 400 + 6

    Contoh 3

    20.315

    = 20.000 + 300 + 10 + 5

    4. Menyusun Bilangan dari Bentuk Panjang

    Contoh:

    6.000 + 400 + 20 + 8

    = 6.428

    Contoh lainnya:

    10.000 + 5.000 + 600 + 90 + 2

    = 15.692

    G. Contoh Soal

    Soal 1

    Uraikan bilangan 8.347!

    Jawab:

    8.347

    = 8.000 + 300 + 40 + 7

    Soal 2

    Tuliskan bentuk panjang dari bilangan 12.604!

    Jawab:

    12.604

    = 10.000 + 2.000 + 600 + 4

    Soal 3

    Berapakah bilangan dari bentuk berikut?

    7.000 + 900 + 30 + 6

    Jawab:

    7.936

    H. Latihan

    A. Uraikan bilangan berikut!

    1.            5.274 = ______________________

    2.            9.813 = ______________________

    3.            14.206 = _____________________

    4.            18.540 = _____________________

    5.            21.308 = _____________________

    B. Tuliskan bilangannya!

    1.            8.000 + 500 + 70 + 9 = ______

    2.            10.000 + 3.000 + 200 + 8 = ______

    3.            20.000 + 7.000 + 500 + 40 + 1 = ______

    4.            9.000 + 600 + 5 = ______

    5.            30.000 + 4.000 + 100 + 20 + 3 = ______

    Mapel PENDIDIKAN PANCASILA                                                                             Tujuan Pembelajaran                                                                                                   

    Peserta didik mampu peserta didik mampu menjelaskan pengertian kata baru dan pengertian homonim secara sederhana

    Materi Ajar : Mengidentifikasi kata baru dan kata bermakna ganda (homonim)     Model Pembelajaran : Discovery Learning

    1. Kata Baru

    Pengertian

    Kata baru adalah kata yang belum dikenal oleh pembaca atau pendengar sehingga perlu dicari atau dipahami maknanya melalui kamus, guru, atau konteks kalimat.

    Cara Mengetahui Arti Kata Baru

    ·                     Membaca keseluruhan kalimat.

    ·                     Memperhatikan konteks bacaan.

    ·                     Bertanya kepada guru atau orang tua.

    ·                     Menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

    Contoh Kata Baru

    Kata Baru

    Arti

    Habitat

    Tempat hidup makhluk hidup.

    Konservasi

    Upaya menjaga dan melestarikan alam.

    Ekosistem

    Hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya.

    Inovasi

    Pembaruan atau penemuan baru.

    Kolaborasi

    Kerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

    Contoh Kalimat

    Hutan merupakan habitat bagi berbagai jenis satwa.

    Kata baru pada kalimat tersebut adalah habitat, yang berarti tempat hidup makhluk hidup.

    2. Kata Bermakna Ganda (Homonim)

    Pengertian

    Homonim adalah kata yang memiliki bentuk dan pengucapan yang sama, tetapi mempunyai makna yang berbeda.

    Contoh Homonim

    a. Bulan

    ·                     Bulan bersinar terang pada malam hari.

    ·                     Adik lahir pada bulan Januari.

    Makna:

    ·                     Bulan = benda langit.

    ·                     Bulan = nama waktu dalam satu tahun.

     

    b. Hak

    ·                     Setiap anak memiliki hak untuk belajar.

    ·                     Sepatu itu memiliki hak yang tinggi.

    Makna:

    ·                     Hak = sesuatu yang dimiliki seseorang.

    ·                     Hak = bagian bawah sepatu.

     

    c. Bisa

    ·                     Ular itu mengeluarkan bisa.

    ·                     Saya bisa mengerjakan tugas.

    Makna:

    ·                     Bisa = racun.

    ·                     Bisa = mampu.

     

    d. Apel

    ·                     Ayah membeli buah apel.

    ·                     Hari Senin sekolah mengadakan apel pagi.

    Makna:

    ·                     Apel = buah.

    ·                     Apel = upacara atau kegiatan berkumpul.

     

    e. Buku

    ·                     Saya membaca buku cerita.

    ·                     Jari tangannya mengenai buku-buku ruas.

    Makna:

    ·                     Buku = kitab atau bahan bacaan.

    ·                     Buku = ruas pada jari atau bambu.

     

    D. Contoh Bacaan

    Menjaga Lingkungan

    Sekolah mengadakan kegiatan penghijauan. Para siswa menanam berbagai jenis tanaman di halaman sekolah. Kegiatan ini merupakan bentuk konservasi lingkungan agar udara tetap bersih. Selain itu, tanaman juga menjadi habitat bagi berbagai serangga yang bermanfaat.

    Kata baru pada bacaan:

    ·                     konservasi

    ·                     habitat 

    E. Latihan

    A. Identifikasi Kata Baru

    Bacalah kalimat berikut!

    1.            Pemerintah melakukan konservasi hutan.

    2.            Ekosistem laut harus dijaga kelestariannya.

    3.            Para siswa membuat inovasi berupa tempat sampah otomatis.

    Jawablah!

    a. Tuliskan kata baru pada setiap kalimat!

    b. Jelaskan artinya!

     

    B. Tentukan Makna Homonim

    1.            Ibu membeli apel di pasar.

    2.            Semua siswa mengikuti apel pagi.

    3.            Ular kobra memiliki bisa yang mematikan.

    4.            Rina bisa menjawab semua soal.

    5.            Bulan tampak indah malam ini.

    6.            Kami akan berlibur bulan depan.

    Tuliskan arti kata yang dicetak tebal pada setiap kalimat.

    MAPEL PENDIDIKAN PANCASILA

    Tujuan Pembelajaran:

    Peserta didik mampu peserta didik mampu .mengidentifikasi tokoh-tokoh utama perumus Pancasila beserta karakter positif (integritas, kebersamaan, toleransi) yang mereka miliki.

    MATERI AJAR: Mengenal Para Tokoh Perumus Pancasila dalam Sidang BPUPKI 

    MODEL PEMBELAJARAN : Discovery Learning

    1. Pengertian BPUPKI

    BPUPKI merupakan singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Badan ini dibentuk pada 29 April 1945 oleh pemerintah Jepang dengan tujuan mempelajari dan mempersiapkan hal-hal yang diperlukan bagi kemerdekaan Indonesia.

    BPUPKI beranggotakan tokoh-tokoh bangsa yang memiliki semangat persatuan dan cinta tanah air.

     

    2. Sidang Pertama BPUPKI

    Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada 29 Mei–1 Juni 1945.

    Pada sidang ini, para tokoh bangsa membahas dasar negara Indonesia yang akan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

     

    D. Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila

    1. Mohammad Yamin

    Peran

    Mohammad Yamin menyampaikan usulan dasar negara pada 29 Mei 1945.

    Usulan Dasar Negara

    1.            Peri Kebangsaan

    2.            Peri Kemanusiaan

    3.            Peri Ketuhanan

    4.            Peri Kerakyatan

    5.            Kesejahteraan Rakyat

    Sikap yang Dapat Diteladani

    ·                     Cinta tanah air

    ·                     Menghargai persatuan

    ·                     Berani menyampaikan pendapat

     

    2. Soepomo

    Peran

    Soepomo menyampaikan gagasannya pada 31 Mei 1945.

    Beliau mengusulkan negara yang berdasarkan semangat persatuan dan kekeluargaan.

    Pokok Pikiran

    ·                     Persatuan

    ·                     Kekeluargaan

    ·                     Musyawarah

    ·                     Keadilan sosial

    Sikap yang Dapat Diteladani

    ·                     Mengutamakan persatuan

    ·                     Suka bermusyawarah

    ·                     Menghargai orang lain

     

    3. Ir. Soekarno

    Peran

    Pada 1 Juni 1945, Ir. Soekarno menyampaikan pidato mengenai dasar negara yang kemudian diberi nama Pancasila.

    Lima Dasar Negara Menurut Ir. Soekarno

    1.            Kebangsaan Indonesia

    2.            Internasionalisme atau Perikemanusiaan

    3.            Mufakat atau Demokrasi

    4.            Kesejahteraan Sosial

    5.            Ketuhanan yang Berkebudayaan

    Nama Pancasila berasal dari bahasa Sanskerta:

    ·                     Panca berarti lima.

    ·                     Sila berarti dasar atau prinsip.

    Sikap yang Dapat Diteladani

    ·                     Percaya diri

    ·                     Berani mengemukakan pendapat

    ·                     Mengutamakan persatuan bangsa

     

    E. Hasil Sidang BPUPKI

    Setelah sidang pertama selesai, para tokoh bangsa terus berdiskusi untuk menyempurnakan rumusan dasar negara.

    Hasil pembahasan tersebut kemudian menjadi dasar lahirnya Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945. Selanjutnya, setelah Indonesia merdeka, rumusan dasar negara disahkan menjadi Pancasila oleh PPKI pada 18 Agustus 1945 sebagai dasar negara Republik Indonesia.

     

    F. Nilai-Nilai Keteladanan Para Tokoh

    Sebagai pelajar, kita dapat meneladani sikap para perumus Pancasila, antara lain:

    ·                     Cinta tanah air.

    ·                     Mengutamakan kepentingan bangsa.

    ·                     Menghargai perbedaan pendapat.

    ·                     Bermusyawarah untuk mencapai mufakat.

    ·                     Bertanggung jawab.

    ·                     Bekerja sama.

    ·                     Rela berkorban demi kepentingan bersama.

     

    G. Ringkasan Materi

    ·                     BPUPKI dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

    ·                     Sidang pertama BPUPKI berlangsung pada 29 Mei–1 Juni 1945.

    ·                     Tokoh utama yang mengusulkan dasar negara adalah Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno.

    ·                     Ir. Soekarno memperkenalkan nama Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945.

    ·                     Pancasila kemudian disahkan sebagai dasar negara Indonesia pada 18 Agustus 1945.

    H. Latihan

    A. Pilihan Ganda

    Pilihlah jawaban yang benar!

    1.            BPUPKI merupakan singkatan dari ....
    a. Badan Persiapan Usaha Kemerdekaan Indonesia
    b. Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
    c. Badan Persatuan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
    d. Badan Pembentukan Undang-Undang Indonesia

    2.            Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada ....
    a. 17 Agustus 1945
    b. 22 Juni 1945
    c. 29 Mei–1 Juni 1945
    d. 18 Agustus 1945

    3.            Tokoh yang pertama kali memperkenalkan nama "Pancasila" adalah ....
    a. Mohammad Hatta
    b. Soepomo
    c. Mohammad Yamin
    d. Ir. Soekarno

    4.            Sikap yang dapat diteladani dari para perumus Pancasila adalah ....
    a. Mementingkan diri sendiri
    b. Tidak menghargai pendapat orang lain
    c. Bermusyawarah dan bekerja sama
    d. Memaksakan kehendak

    5.            Pancasila disahkan sebagai dasar negara pada tanggal ....
    a. 1 Juni 1945
    b. 22 Juni 1945
    c. 18 Agustus 1945
    d. 17 Agustus 1945

    B. Uraian

    1.            Apa kepanjangan BPUPKI?

    2.            Sebutkan tiga tokoh yang mengusulkan dasar negara pada sidang BPUPKI!

    3.            Kapan Ir. Soekarno menyampaikan pidato tentang Pancasila?

    4.            Mengapa para tokoh bangsa mengutamakan musyawarah?

    5.            Sebutkan tiga sikap yang dapat kamu teladani dari para perumus Pancasila!

    MEDIA PEMBELAJARAN:

    - LCD

    - KARTU BILANGAN

    - GAMBAR-GAMBAR

                                                                                                                            

Komentar

Postingan Populer