Senin, 2 November 2026 Matematika
IDENTITAS
Nama Guru: Fitri Daryani, S.Pd
Mata Pelajaran: Matematika
Hari, Tanggal: Senin, 2 November 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Pecahan Biasa
Pertemuan ke: 1
Good morning students…
Tabik pun....!!!!
Assalamualaikum Wr.Wb.
Good morning students class 4C…how are you today ? I hope everyone is in good health, high spirits and happy. Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt.selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.
“Siap belajar pembagian dengan semangat?” 😊
📋 PERANGKAT
PEMBELAJARAN
A. Capaian
Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu memahami pecahan
sebagai bagian dari keseluruhan, membandingkan dan mengurutkan pecahan
sederhana, serta menggunakan pemahaman pecahan untuk menyelesaikan permasalahan
dalam kehidupan sehari-hari.
B. Tujuan
Pembelajaran
Peserta didik mampu melakukan
perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu serta antarpecahan
dengan penyebut yang sama secara tepat.
Setelah mengikuti pembelajaran,
peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian pecahan biasa sebagai
bagian dari keseluruhan.
- Mengidentifikasi pembilang dan penyebut pada
pecahan.
- Membandingkan pecahan dengan pembilang satu.
- Membandingkan pecahan dengan penyebut yang sama.
- Mengurutkan pecahan dengan pembilang satu dari
yang terkecil hingga terbesar atau sebaliknya.
- Mengurutkan pecahan dengan penyebut yang sama
dari yang terkecil hingga terbesar atau sebaliknya.
- Menyelesaikan permasalahan sederhana tentang
perbandingan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
C. Mindful
(Berkesadaran)
Murid mengamati gambar pecahan
dengan cermat, membaca soal dengan teliti, dan memahami bahwa setiap pecahan
menunjukkan bagian dari suatu keseluruhan. Murid belajar membandingkan dan
mengurutkan pecahan dengan penuh konsentrasi.
D.
Meaningful (Bermakna)
Murid memahami bahwa pecahan sering
digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi kue, pizza, buah,
cokelat, dan makanan lainnya. Melalui kegiatan tersebut, murid dapat mengetahui
bagian mana yang lebih besar, lebih kecil, atau sama besar.
E. Joyful
(Menyenangkan)
Murid belajar melalui permainan
kartu pecahan, gambar pizza, potongan kertas berbentuk lingkaran, diskusi
kelompok, serta perlombaan mengurutkan kartu pecahan.
F. ALUR
TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)
- Mengenal pengertian pecahan biasa.
- Mengidentifikasi pembilang dan penyebut.
- Memahami pecahan dengan pembilang satu.
- Membandingkan pecahan dengan pembilang satu.
- Memahami pecahan dengan penyebut yang sama.
- Membandingkan pecahan dengan penyebut yang sama.
- Mengurutkan pecahan dari terkecil ke terbesar
atau sebaliknya.
- Menyelesaikan masalah sederhana yang berkaitan
dengan perbandingan pecahan.
📌 MATERI:
PECAHAN BIASA
G. Model dan
Metode Pembelajaran
Model
Pembelajaran:
- Problem Based Learning (PBL)
- Discovery Learning
Metode
Pembelajaran:
- Tanya jawab,Demonstrasi, Pengamatan gambar,Diskusi kelompok,Latihan soal,Penugasan
H. Media
Pembelajaran
- Gambar pizza dan kue yang dibagi menjadi beberapa
bagian.
- Kartu pecahan.
- Kertas lipat
- LKPD.
- Video pembelajaran tentang pecahan.
🌸 APERSEPSI
Assalamu'alaikum warahmatullahi
wabarakatuh.
Selamat pagi anak-anak hebat kelas
4!
Sebelum belajar, mari kita berdoa
bersama agar pembelajaran hari ini menyenangkan dan mudah dipahami.
Anak-anak, siapa yang suka makan
pizza atau kue?
Coba perhatikan cerita berikut!
Ibu mempunyai satu pizza yang
dipotong menjadi 2 bagian sama besar. Kemudian, pizza lainnya dipotong menjadi
4 bagian sama besar.
Menurut kalian:
- Jika kita mengambil satu potong dari pizza
pertama, berapa nilai pecahannya?
- Jika kita mengambil satu potong dari pizza kedua,
berapa nilai pecahannya?
- Manakah potongan yang lebih besar, 1/2 atau 1/4?
Perhatikan:
1/2 lebih besar daripada 1/4.
Mengapa demikian?
Karena semakin banyak bagian sama
besar suatu benda dibagi, maka ukuran setiap bagiannya semakin kecil.
Hal ini
mengajarkan kita untuk berpikir teliti dan memahami keteraturan ukuran yang
telah Allah SWT ciptakan.
Allah SWT
berfirman dalam Al-Qur'an:
QS. Al-Qamar
ayat 49:
"Sungguh,
Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran."
Ayat
tersebut mengingatkan kita bahwa Allah SWT menciptakan segala sesuatu dengan
ukuran dan ketentuan yang sempurna. Melalui pembelajaran pecahan, peserta didik
belajar mengenal ukuran, membandingkan bagian, dan mengurutkan pecahan dengan
benar.
Guru kemudian bertanya:
- Apa yang dimaksud dengan pecahan?
- Apa perbedaan pembilang dan penyebut?
- Bagaimana cara membandingkan dua pecahan?
- Bagaimana cara mengurutkan pecahan?
Guru menyampaikan bahwa hari ini
kita akan belajar membandingkan dan mengurutkan pecahan biasa.
📖 RINGKASAN
MATERI
A.
Pengertian Pecahan Biasa
Pecahan adalah bilangan yang
menyatakan bagian dari suatu keseluruhan.
Contoh:
1/2, 1/3, 1/4, 2/4, 3/4.
Pecahan terdiri atas dua bagian,
yaitu:
- Pembilang: Angka yang berada di bagian atas.
- Penyebut: Angka yang berada di bagian bawah.
Contoh:
3/4
Angka 3 adalah pembilang.
Angka 4 adalah penyebut.
Artinya, satu benda dibagi menjadi 4
bagian sama besar dan diambil 3 bagian.
B.
Membandingkan Pecahan dengan Pembilang Satu
Pecahan dengan pembilang satu adalah
pecahan yang angka pembilangnya selalu 1.
Contoh:
1/2, 1/3, 1/4, 1/5.
Cara membandingkan pecahan dengan
pembilang satu adalah dengan memperhatikan angka penyebutnya.
Ingat!
Semakin kecil angka penyebut,
semakin besar nilai pecahannya.
Semakin besar angka penyebut,
semakin kecil nilai pecahannya.
Contoh:
Bandingkan 1/2 dan 1/4.
Karena 2 lebih kecil daripada 4,
maka:
1/2 > 1/4
Artinya, satu per dua lebih besar
daripada satu per empat.
Contoh lainnya:
1/3 dan 1/5.
Maka:
1/3 > 1/5
Karena satu benda yang dibagi
menjadi 3 bagian sama besar menghasilkan potongan yang lebih besar dibandingkan
jika dibagi menjadi 5 bagian sama besar.
C.
Mengurutkan Pecahan dengan Pembilang Satu
Mengurutkan pecahan berarti menyusun
pecahan berdasarkan nilai dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.
Contoh 1:
Urutkan pecahan berikut dari yang
terkecil ke terbesar:
1/2, 1/4, 1/3.
Penyelesaian:
Perhatikan penyebutnya. Semakin
besar penyebut, semakin kecil nilai pecahannya.
Urutan yang benar:
1/4 < 1/3 < 1/2
Jadi, urutan dari yang terkecil
adalah 1/4, 1/3, 1/2.
Contoh 2:
Urutkan dari yang terbesar ke
terkecil:
1/5, 1/2, 1/4.
Jawaban:
1/2 > 1/4 > 1/5
Jadi, urutan dari yang terbesar
adalah 1/2, 1/4, 1/5.
D.
Membandingkan Pecahan dengan Penyebut yang Sama
Pecahan dengan penyebut yang sama
adalah pecahan yang memiliki angka bawah sama.
Contoh:
1/5, 2/5, 3/5, 4/5.
Cara membandingkannya adalah dengan
melihat angka pembilang.
Ingat!
Jika penyebutnya sama, semakin besar
pembilang, semakin besar nilai pecahannya.
Contoh:
Bandingkan 2/5 dan 4/5.
Karena 2 lebih kecil daripada 4,
maka:
2/5 < 4/5
Contoh lainnya:
Bandingkan 3/8 dan 5/8.
Karena 3 lebih kecil daripada 5,
maka:
3/8 < 5/8
Jadi, 5/8 lebih besar daripada 3/8.
E.
Mengurutkan Pecahan dengan Penyebut yang Sama
Untuk mengurutkan pecahan yang
memiliki penyebut sama, kita cukup memperhatikan angka pembilangnya.
Contoh 1:
Urutkan pecahan berikut dari yang
terkecil ke terbesar:
3/7, 1/7, 5/7, 2/7.
Penyelesaian:
Urutkan angka pembilangnya:
1, 2, 3, 5.
Jadi:
1/7 < 2/7 < 3/7 < 5/7
Contoh 2:
Urutkan pecahan berikut dari yang
terbesar ke terkecil:
2/6, 5/6, 1/6, 4/6.
Jawaban:
5/6 > 4/6 > 2/6 > 1/6
Jadi, urutannya adalah 5/6, 4/6,
2/6, 1/6.
F. Tanda
Perbandingan Pecahan
Dalam membandingkan pecahan, kita
menggunakan tiga tanda berikut:
- Lebih besar (>): Contoh 3/4 > 1/4.
- Lebih kecil (<): Contoh 1/5 < 3/5.
- Sama dengan (=): Contoh 2/4 = 2/4.
Cara mudah mengingat:
- Tanda > berarti lebih besar.
- Tanda < berarti lebih kecil.
- Tanda = berarti sama dengan.
G. Contoh
Soal Cerita
Contoh 1
Ani memakan 1/2 bagian kue,
sedangkan Budi memakan 1/4 bagian kue yang ukurannya sama.
Siapakah yang memakan bagian kue
lebih besar?
Penyelesaian:
Diketahui:
- Ani memakan 1/2 bagian.
- Budi memakan 1/4 bagian.
Ditanyakan:
Siapa yang memakan bagian lebih
besar?
Jawaban:
1/2 > 1/4.
Jadi, Ani memakan bagian kue lebih
besar.
Contoh 2
Rina mempunyai pita sepanjang 3/8
meter, sedangkan Siti mempunyai pita sepanjang 5/8 meter.
Siapakah yang mempunyai pita lebih
panjang?
Penyelesaian:
3/8 < 5/8.
Jadi, pita Siti lebih panjang
daripada pita Rina.
🎯 KEGIATAN
KELOMPOK
"Ayo
Bermain Kartu Pecahan!"
Petunjuk
Kegiatan:
- Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok.
- Setiap kelompok mendapatkan kartu pecahan.
- Amati angka pembilang dan penyebut pada kartu.
- Bandingkan nilai pecahan yang diperoleh.
- Susun kartu pecahan dari yang terkecil ke
terbesar.
- Susun kembali dari yang terbesar ke terkecil.
- Tuliskan hasil diskusi pada LKPD.
- Presentasikan hasil pekerjaan kelompok di depan
kelas.
Kartu Soal
Kelompok
Kartu 1:
Bandingkan pecahan berikut
menggunakan tanda > atau <.
1/2 ... 1/4
Kartu 2:
Bandingkan pecahan berikut.
1/3 ... 1/5
Kartu 3:
Bandingkan pecahan berikut.
2/6 ... 5/6
Kartu 4:
Urutkan pecahan berikut dari yang
terkecil ke terbesar.
1/7, 4/7, 2/7, 5/7.
Kartu 5:
Urutkan pecahan berikut dari yang
terbesar ke terkecil.
1/2, 1/5, 1/3, 1/4.
✏️ LATIHAN
MANDIRI
Kerjakan soal berikut dengan teliti!
- Manakah yang lebih besar antara 1/2 dan 1/3?
- Bandingkan 1/4 dan 1/6 menggunakan tanda yang
tepat!
- Bandingkan 3/7 dan 5/7!
- Bandingkan 2/9 dan 6/9!
- Urutkan 1/2, 1/4, 1/3 dari yang terkecil!
- Urutkan 1/5, 1/2, 1/4 dari yang terbesar!
- Urutkan 2/8, 5/8, 1/8, 4/8 dari yang terkecil!
- Urutkan 3/6, 1/6, 5/6, 2/6 dari yang terbesar!
- Ibu memotong kue menjadi 4 bagian sama besar.
Adik mengambil 1/4 bagian, sedangkan kakak mengambil 3/4 bagian. Siapa
yang mengambil kue lebih banyak?
- Andi memiliki pita 2/5 meter dan Budi memiliki
pita 4/5 meter. Siapa yang memiliki pita lebih panjang?
🌟 INGAT!
- Pecahan adalah bagian dari suatu keseluruhan.
- Pembilang adalah angka yang berada di atas.
- Penyebut adalah angka yang berada di bawah.
- Pada pecahan dengan pembilang satu, semakin besar
penyebut, semakin kecil nilai pecahannya.
- Pada pecahan dengan penyebut sama, semakin besar
pembilang, semakin besar nilai pecahannya.
- Urutkan pecahan dengan memperhatikan pembilang
atau penyebut sesuai jenis pecahannya.
- Gunakan tanda >, <, dan = dengan benar.
📝 SOAL
ASESMEN / POST TEST
Petunjuk: Bacalah setiap soal dengan teliti, kemudian pilih
atau tuliskan jawaban yang tepat!
A. Pilihan
Ganda
- Pecahan yang memiliki pembilang satu adalah ....
a. 2/3
b. 1/4
c. 3/5
d. 4/6 - Pecahan yang nilainya paling besar adalah ....
a. 1/2
b. 1/3
c. 1/4
d. 1/5 - Tanda perbandingan yang tepat untuk 1/3 ... 1/5
adalah ....
a. <
b. >
c. =
d. + - Pecahan yang lebih kecil dari 1/2 adalah ....
a. 1/3
b. 1/4
c. 1/5
d. Semua benar - Hasil perbandingan 3/7 ... 5/7 adalah ....
a. >
b. <
c. =
d. + - Pecahan terbesar dari 2/8, 5/8, dan 3/8 adalah
....
a. 2/8
b. 3/8
c. 5/8
d. 1/8 - Urutan pecahan dari terkecil ke terbesar adalah
....
a. 1/2, 1/3, 1/4
b. 1/4, 1/3, 1/2
c. 1/3, 1/4, 1/2
d. 1/2, 1/4, 1/3 - Urutan yang benar dari terbesar ke terkecil
adalah ....
a. 1/5, 1/4, 1/3
b. 1/3, 1/4, 1/5
c. 1/4, 1/5, 1/3
d. 1/5, 1/3, 1/4 - Pecahan yang memiliki nilai paling besar adalah
....
a. 2/6
b. 4/6
c. 1/6
d. 3/6 - Ibu mempunyai dua potong kue dengan ukuran sama.
Adik mengambil 1/2 bagian dan kakak mengambil 1/4 bagian. Bagian kue yang
lebih besar diambil oleh ....
a. Adik
b. Kakak
c. Keduanya sama
d. Tidak dapat dibandingkan
B. Isian
- Angka yang berada di atas garis pecahan disebut
....
- Pada pecahan 1/6, angka 6 disebut ....
- 1/2 ... 1/4. Tanda yang tepat adalah ....
- 2/5 ... 4/5. Tanda yang tepat adalah ....
- Pecahan terbesar dari 1/3, 1/4, dan 1/5 adalah
....
- Urutkan 1/2, 1/3, 1/4 dari yang terkecil!
- Urutkan 2/7, 5/7, 3/7 dari yang terbesar!
- Pecahan 4/8 lebih ... daripada 2/8.
- Pecahan 1/5 lebih ... daripada 1/3.
- Jika penyebut pecahan sama, kita membandingkan
angka ....
KUNCI
JAWABAN
A. Pilihan
Ganda
- b
- a
- b
- d
- b
- c
- b
- b
- b
- a
B. Isian
- Pembilang.
- Penyebut.
- <
- 1/3.
- 1/4, 1/3, 1/2.
- 5/7, 3/7, 2/7.
- Besar.
- Kecil.
- Pembilang.
🌸 KESIMPULAN
PEMBELAJARAN
Pecahan merupakan bilangan yang
menyatakan bagian dari suatu keseluruhan. Pecahan memiliki pembilang dan
penyebut. Dalam membandingkan pecahan dengan pembilang satu, semakin besar
penyebut maka semakin kecil nilai pecahannya. Sedangkan pada pecahan dengan
penyebut yang sama, semakin besar pembilang maka semakin besar nilai
pecahannya.
Dengan memahami cara membandingkan
dan mengurutkan pecahan, peserta didik dapat mengetahui nilai pecahan dari yang
terkecil hingga terbesar maupun sebaliknya. Konsep pecahan juga dapat
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti membagi kue, pizza, buah, dan
berbagai benda lainnya.


Komentar
Posting Komentar