20 Juli 2026

 Senin, 20 Juli 2026

Bahasa Indonesia dan Matematika 

    





    Good morning student…

    Welcome ours class 4.C

    Tabik pun....!!!!                                                                                                                         

    Anak sholeh dan sholeha kelas IV.C,bagaimana kabarnya di hari Senin yang ceria ini,semoga kita semua dalam keadaan sehat dan tetap bersemangat ya Nak Aamiin.Alhamdulillah Hari ini kita kembali bertemu lagi untuk belajar Matematika dan Bahasa Indonesia

    Seperti biasa sebelum melakukan aktivitas pembelajaran, terlebih dulu kita akan melaksanakan kegiatan  menyimak tauziah,sholat dhuha dan tadarus bersama .

     

    Yuk kita mulai belajar !             

    1.Identitas Diri

    A.      Nama                     : Fitri Daryani

    B.      Mapel                      : Matematika

    C.      Hari/Tanggal        :  Senin,20 Juli 2026

    D.      Kelas                       : IV.C

    E.       Materi Pokok           :Mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya. 

      2  Tujuan Pembelajaran :Menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000

      3   Isi Materi :

    Mengurutkan bilangan dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

    A. Pengertian Bilangan Cacah

    Bilangan cacah adalah bilangan yang dimulai dari 0 kemudian bertambah satu demi satu tanpa batas.

    Contoh:
    0, 1, 2, 3, 4, 5, ..., 9.998, 9.999, 10.000.

    B. Membaca Bilangan Cacah

    Perhatikan contoh berikut.

    Lambang Bilangan

    Cara Membaca

    145

    seratus empat puluh lima

    980

    sembilan ratus delapan puluh

    1.256

    seribu dua ratus lima puluh enam

    3.409

    tiga ribu empat ratus sembilan

    5.680

    lima ribu enam ratus delapan puluh

    7.031

    tujuh ribu tiga puluh satu

    8.999

    delapan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan

    10.000

    sepuluh ribu

    Perhatikan!

    • Gunakan kata seribu, bukan satu ribu.
    • Bilangan 1.000 dibaca seribu.
    • Bilangan 100 dibaca seratus.

    C. Menuliskan Bilangan

    Contoh:

    • Dua ribu tiga ratus lima belas → 2.315
    • Empat ribu tujuh puluh dua → 4.072
    • Delapan ribu enam ratus sembilan puluh satu → 8.691
    • Sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan → 9.999
    • Sepuluh ribu → 10.000

    D. Langkah Membaca Bilangan

    Contoh bilangan 6.428

    1. Angka ribuan = 6 → enam ribu
    2. Angka ratusan = 4 → empat ratus
    3. Angka puluhan = 2 → dua puluh
    4. Angka satuan = 8 → delapan

    Jadi dibaca:

    Enam ribu empat ratus dua puluh delapan

    E. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

    • Jumlah buku di perpustakaan adalah 4.265 buku.
    • Jumlah penduduk suatu desa sebanyak 8.520 orang.
    • Sekolah memiliki 1.450 siswa.

    Contoh Soal

    Contoh 1

    Tuliskan cara membaca bilangan berikut.

    3.285

    Jawaban:

    Tiga ribu dua ratus delapan puluh lima.

    Contoh 2

    Tuliskan lambang bilangan berikut.

    Lima ribu tujuh ratus empat belas

    Jawaban:

    5.714

    A. Pengertian Mengurutkan Bilangan

    Mengurutkan bilangan adalah menyusun beberapa bilangan berdasarkan besar nilainya.

    Ada dua cara mengurutkan bilangan, yaitu:

    • Urutan naik (ascending): dari bilangan terkecil ke terbesar.
    • Urutan turun (descending): dari bilangan terbesar ke terkecil.

    B. Cara Mengurutkan Bilangan

    Saat mengurutkan bilangan, bandingkan nilai tempatnya secara berurutan:

    1. Ribuan
    2. Ratusan
    3. Puluhan
    4. Satuan

    Jika angka pada ribuan sama, bandingkan angka ratusan. Jika ratusan sama, bandingkan puluhan, lalu satuan.

    C. Contoh Mengurutkan Bilangan

    Contoh 1

    Urutkan dari yang terkecil ke terbesar.

    3.245, 2.980, 4.120, 3.120

    Penyelesaian:

    • Bilangan ribuan terkecil adalah 2.980.
    • Selanjutnya 3.120.
    • Kemudian 3.245.
    • Terakhir 4.120.

    Jawaban:
    2.980, 3.120, 3.245, 4.120

    Contoh 2

    Urutkan dari yang terbesar ke terkecil.

    6.245, 5.980, 6.780, 4.950

    Penyelesaian:

    • Bilangan terbesar adalah 6.780.
    • Kemudian 6.245.
    • Selanjutnya 5.980.
    • Terakhir 4.950.

    Jawaban:
    6.780, 6.245, 5.980, 4.950

     

    D. Contoh Lain

    Urutkan dari yang terkecil.

    8.520, 8.205, 8.052, 8.502

    Perhatikan angka ratusannya.

    Jawaban:

    8.052, 8.205, 8.502, 8.520

     

    Urutkan dari yang terbesar.

    9.100, 9.010, 9.001, 9.110

    Jawaban:

    9.110, 9.100, 9.010, 9.001

     

    E. Langkah Mengurutkan Bilangan

    1. Perhatikan angka pada ribuan.
    2. Jika sama, lihat angka ratusan.
    3. Jika masih sama, lihat angka puluhan.
    4. Terakhir, lihat angka satuan.
    5. Susun sesuai perintah soal.

    F. Contoh dalam Kehidupan Sehari-hari

    Contoh 1

    Jumlah buku di empat kelas:

    • Kelas IV A = 3.250 buku
    • Kelas IV B = 2.980 buku
    • Kelas IV C = 3.410 buku
    • Kelas IV D = 3.100 buku

    Urutan dari yang terkecil:

    2.980, 3.100, 3.250, 3.410

     

    Contoh 2

    Jumlah penonton pertandingan:

    • 4.580 orang
    • 5.020 orang
    • 3.950 orang
    • 4.800 orang

    Urutan dari terbesar:

    5.020, 4.800, 4.580, 3.950

     

    Ringkasan Materi

    • Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan berdasarkan besar nilainya.
    • Urutan naik dimulai dari bilangan terkecil.
    • Urutan turun dimulai dari bilangan terbesar.
    • Untuk menentukan urutan, bandingkan nilai tempat mulai dari ribuan, ratusan, puluhan, hingga satuan.

    LATIHAN SOAL:

    Pilihlah jawaban yang benar!

    1. Bilangan 4.315 dibaca ....
      a. Empat ribu tiga belas lima
      b. Empat ribu tiga ratus lima belas
      c. Empat ratus tiga ribu lima belas
      d. Empat ribu lima belas tiga ratus
    2. Penulisan yang benar dari tujuh ribu delapan puluh dua adalah ....
      a. 7.802
      b. 7.082
      c. 7.820
      d. 7.208
    3. Bilangan yang dibaca sembilan ribu lima ratus empat puluh adalah ....
      a. 9.450
      b. 9.504
      c. 9.540
      d. 9.405
    4. Bilangan 10.000 dibaca ....
      a. Satu ribu
      b. Seribu
      c. Sepuluh ribu
      d. Seratus ribu
    5. Penulisan yang benar dari dua ribu seratus sembilan adalah ....
      a. 2.019
      b. 2.109
      c. 2.190
      d.

    Pilihlah jawaban yang benar!

    1. Urutan dari yang terkecil adalah ....
      4.320, 4.230, 4.302, 4.203

    a. 4.203, 4.230, 4.302, 4.320

    b. 4.230, 4.203, 4.302, 4.320

    c. 4.320, 4.302, 4.230, 4.203

    d. 4.302, 4.320, 4.230, 4.203

    1. Urutan dari yang terbesar adalah ....

    6.780, 6.708, 6.870, 6.807

    a. 6.870, 6.807, 6.780, 6.708

    b. 6.807, 6.870, 6.780, 6.708

    c. 6.780, 6.708, 6.870, 6.807

    d. 6.708, 6.780, 6.807, 6.870

    1. Bilangan yang paling kecil adalah ....

    a. 5.620

    b. 5.206

    c. 5.260

    d. 5.602

    1. Bilangan yang paling besar adalah ....

    a. 7.980

    b. 7.890

    c. 7.908

    d. 7.809

    1. Urutan dari yang terbesar adalah ....

    2.450, 2.405, 2.540, 2.504

    a. 2.540, 2.504, 2.450, 2.405

    b. 2.405, 2.450, 2.504, 2.540

    c. 2.504, 2.540, 2.450, 2.405

    d. 2.450, 2.405, 2.540, 2.504

    MAPEL BAHASA INDONESIA
    TUJUAN PEMBELAJARAN
    Peserta didik mampu memahami isi teks narasi melalui kegiatan menyimak dan membaca sehingga dapat mengidentifikasi tokoh, peristiwa, dan pesan cerita dengan tepat.

    MATERI AJAR:

    ·         Menyimak teks narasi dengan penuh perhatian.

    ·         Menjelaskan isi cerita menggunakan bahasanya sendiri.

    ·         Menentukan tokoh utama dan tokoh tambahan.

    ·         Menentukan watak tokoh berdasarkan isi cerita.


        Teks bacaan "Tak Muat Lagi"



    Menyimak Teks Narasi

    Menyimak adalah kegiatan mendengarkan dengan saksama untuk memahami informasi yang disampaikan.

    Hal-hal yang harus diperhatikan saat menyimak cerita:

    • Duduk dengan tenang.
    • Mendengarkan cerita sampai selesai.
    • Tidak berbicara saat guru membacakan cerita.
    • Memperhatikan tokoh, tempat, dan peristiwa dalam cerita.
    • Mengingat bagian awal, tengah, dan akhir cerita.

    Memahami Isi Cerita

    Setelah menyimak cerita, kita dapat menceritakan kembali isi cerita menggunakan bahasa sendiri.

    Langkah-langkah:

    1. Ingat tokoh dalam cerita.
    2. Ingat urutan kejadian.
    3. Ceritakan kembali secara singkat tanpa mengubah isi cerita.

    Tokoh dalam Cerita

    Tokoh adalah pelaku yang ada dalam cerita.

    1. Tokoh Utama

    Tokoh utama adalah tokoh yang paling sering muncul dan menjadi pusat cerita.

    Ciri-ciri:

    • Muncul hampir di seluruh cerita.
    • Mengalami banyak peristiwa.
    • Menjadi pusat perhatian pembaca.

    2. Tokoh Tambahan

    Tokoh tambahan adalah tokoh yang membantu jalannya cerita.

    Ciri-ciri:

    • Muncul pada beberapa bagian cerita.
    • Mendukung tokoh utama.
    • Jumlahnya bisa lebih dari satu.

    Watak Tokoh

    Watak adalah sifat atau karakter yang dimiliki tokoh.

    Watak dapat diketahui melalui:

    • Perkataan tokoh.
    • Perbuatan tokoh.
    • Sikap tokoh terhadap orang lain.

    Contoh Watak

    WatakContoh Perilaku
    Baik hatiSuka menolong teman
    RajinSelalu belajar dan membantu orang tua
    JujurMengakui kesalahan
    PemberaniBerani membela kebenaran
    SabarTidak mudah marah
    SombongMerasa paling hebat
    PemalasTidak mau bekerja

Komentar

Postingan Populer