06-01-2026

  Selasa,06 Januari 2026

    Matematika dan Bahasa Indonesia 

                                      

    Fitri Daryani, S.Pd

    Kelas 5B

    Good morning my students....

    Tabik pun ,,,!!

    Apa kabar anak sholeh sholehah kelas 5B,Alhamdulillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT  serta tetap bersemangat di hari ini.Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.Sebelumbelajar pastikan kalian melaksanakan sholat dhuha  dan membaca Al Qur'an serta morojaah juz amma.

    Baiklah anak-anak semua sebelum kita masuk ke materi  kita akan menyanyikan lagu kebiasaan anak Indonesia hebat,kita melakukan tepuk semangat selanjutnya kita akan  melaksanakan kegiatan  pembelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia

      MATEMATIKA
       
      Materi                          : Bangun datar segitiga, persegi, persegi panjang,                                                       jajargenjang,   trapesium, segi banyak
      Tujuan pembelajaran : peserta didik diharapkan dapat mengenal kembali berbagai bentuk bangun datar dan sifat-sifatnya                                                            Metode Pembelajaran :  Problem Based Learning (Pbl)
      Media pembelajaran :   PPT.,LCD



      MATEMATIKA
       Rangkuman materi sifat sifat bangu datar

      Berikut adalah rangkuman materi sifat-sifat bangun datar yang umum dipelajari. 
      Bangun datar adalah objek dua dimensi yang memiliki luas dan keliling, namun tidak memiliki volume.
      1. Segiempat

      Bangun datar yang memiliki empat sisi dan empat titik sudut.
       
      1. Persegi (Bujur Sangkar)
      •     Memiliki 4 sisi yang sama panjang.
      •     Memiliki 4 sudut siku-siku (90∘).
      •     Kedua diagonalnya sama panjang dan berpotongan tegak lurus.
      •     Memiliki 4 sumbu simetri.
      2.Persegi Panjang
      •     Sisi yang berhadapan sama panjang dan sejajar.
      •     Memiliki 4 sudut siku-siku.
      •     Kedua diagonalnya sama panjang.
      •     Memiliki 2 sumbu simetri.
      3. Jajar Genjang
      •     Sisi yang berhadapan sama panjang dan sejajar.
      •     Sudut-sudut yang berhadapan sama besar.
      •     Tidak memiliki sumbu simetri lipat.
      4.Belah Ketupat
      •     Keempat sisinya sama panjang.
      •     Sudut yang berhadapan sama besar.
      •     Diagonalnya berpotongan tegak lurus (membentuk sudut 90∘).
      5.Layang-layang
      •     Memiliki 2 pasang sisi yang sama panjang.
      •     Memiliki sepasang sudut yang sama besar.
      •     Diagonalnya berpotongan tegak lurus.
      6.Trapesium
      •     Memiliki tepat sepasang sisi yang sejajar.
      •     Jenisnya ada tiga: Trapesium sama kaki, siku-siku, dan sembarang.
      2. Segitiga

      Bangun datar yang dibatasi oleh tiga buah sisi dan memiliki tiga buah titik sudut. Total jumlah sudut dalam segitiga adalah 180∘.
       
            a. Berdasarkan Panjang Sisi:
      •         Segitiga Sama Sisi: 3 sisi sama panjang, 3 sudut sama besar (60∘).
      •         Segitiga Sama Kaki: 2 sisi sama panjang, 2 sudut sama besar.
      •         Segitiga Sembarang: Ketiga sisinya tidak ada yang sama panjang.
              b. Berdasarkan Besar Sudut:
      •         Segitiga Siku-siku: Salah satu sudutnya 90∘.
      •         Segitiga Lancip: Semua sudutnya kurang dari 90∘.
      •         Segitiga Tumpul: Salah satu sudutnya lebih dari 90∘.

      3. Lingkaran
      • Bangun datar yang terbentuk dari kumpulan titik yang jaraknya sama terhadap titik pusat.
      •     Memiliki simetri lipat dan simetri putar tak terhingga.
      •     Jarak dari titik pusat ke tepi disebut jari-jari (r).
      •     Jarak dari satu tepi ke tepi lain melewati titik pusat disebut diameter (d), di mana d=2r.
      •     Tidak memiliki titik sudut.

       3. Rumus Cepat Luas dan keliling Bangun Datar

      Bangun Datar

      Keliling

      Luas

      Persegi

      4 × sisi

      sisi²

      Persegi panjang

      2(p + l)

      p × l

      Segitiga

      jumlah sisi

      ½ × alas × tinggi

      Jajar genjang

      2(a + b)

      alas × tinggi

      Trapesium

      jumlah sisi

      ½ × (a + b) × t

      Belah ketupat

      4 × sisi

      ½ × d × d

      Layang-layang

      jumlah sisi

      ½ × d × d

      Lingkaran

      2πr

      πr²

      • Persegi: Pengertian dan Rumus 

      Pengertian Keliling Persegi

      Keliling persegi adalah jumlah panjang semua sisi pada bangun datar persegi. Bayangkan kamu berjalan mengelilingi sebuah lapangan yang berbentuk persegi. Jarak yang kamu tempuh itulah keliling persegi.

      Rumus Keliling Persegi

      Karena semua sisi persegi sama panjang, maka rumus keliling persegi adalah:

      • K = 4 x s

        Dimana:

        • K adalah keliling persegi
        • S adalah panjang sisi persegi

      Keliling bangun datar adalah jumlah panjang semua sisi yang membentuk bangun tersebutSatuan yang digunakan untuk mengukur keliling adalah satuan panjang, seperti meter, sentimeter, atau kilometer.
      Berikut ini adalah rumus-rumus untuk menghitung keliling beberapa bangun datar:
      • PersegiKeliling persegi = 4 × S, di mana S adalah sisi persegi
      • Persegi panjangKeliling persegi panjang = 2 (P + L), di mana P dan L adalah panjang dan lebar persegi panjang
      • SegitigaKeliling segitiga = (a + b + c), di mana a, b, c adalah 3 sisi segitiga
      • Jajar genjangKeliling jajar genjang = 2 (jumlah sisi yang berdekatan)
      • LingkaranKeliling lingkaran = 2πr atau = πd, di mana π = 3,14 atau π = 22/7, r adalah jari-jari lingkaran dan d adalah diameter lingkaran

      Contoh Soal:

      1. Jika sebuah persegi memiliki sisi sepanjang 5 cm, maka kelilingnya adalah:

      K = 4 x s K = 4 x 5 cm K = 20 cm

      Jadi, keliling persegi tersebut adalah 20 cm.

      2.Sebuah persegi panjang memiliki panjang 12 cm dan lebar 8 cm. Hitunglah keliling persegi panjang tersebut!

      Penyelesaian:

      • Diketahui:
        • Panjang (p) = 12 cm
        • Lebar (l) = 8 cm
      • Ditanya: Keliling (K)
      • Jawab:
        • Rumus keliling persegi panjang: K = 2p + 2l
        • Substitusi nilai: K = 2(12 cm) + 2(8 cm) = 24 cm + 16 cm = 40 cm
        • Jadi, keliling persegi panjang tersebut adalah 40 cm.
      • Rumus Alternatif Keliling Persegi

      Selain rumus dasar K = 4 x s, ada juga rumus alternatif keliling persegi yang bisa digunakan dalam situasi tertentu:

      • K = 4 x √L (jika diketahui luas persegi)

      Dimana:

      • L adalah luas persegi
      • d adalah panjang diagonal persegi
      • Penerapan Keliling Persegi dalam Kehidupan Sehari-hari

      Konsep keliling persegi sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:

      • Membuat bingkai foto: Untuk membuat bingkai foto yang pas, kita perlu menghitung keliling foto terlebih dahulu.
      • Membangun pagar: Saat membangun pagar, kita perlu mengetahui panjang pagar yang dibutuhkan dengan menghitung keliling area yang akan dipagar.
      • Membuat taman: Untuk membuat taman berbentuk persegi, kita perlu menghitung keliling taman agar tahu berapa banyak tanaman yang dibutuhkan.

      • Kesimpulan

      Keliling persegi adalah konsep dasar dalam geometri yang sangat penting untuk dipahami. Dengan memahami rumus dan penerapannya, kita dapat menyelesaikan berbagai masalah yang berkaitan dengan bangun datar persegi.

      .

      Tips:

      • Memahami rumus: Pastikan kamu benar-benar paham rumus keliling persegi panjang.
      • Menggambar gambar: Menggambar bentuk persegi panjang dapat membantu visualisasi soal.
      • Menuliskan yang diketahui dan ditanya: Ini akan membuat penyelesaian soal menjadi lebih terstruktur.

      Bahasa Indonesia                                                                                                          Tujuan Pembelajaran : Murid dapat  membandingkan dua teks narasi atau deskripsi                                            berdasarkan tema, tokoh, dan latar.                                             Metode Pembelajaran : Problem Based Learning (Pbl)                                              Media pembelajaran :   PPT.,LCD

      1. Pengertian

      Teks narasi adalah teks yang menceritakan suatu peristiwa atau pengalaman secara runtut berdasarkan urutan waktu.

      2. Tujuan

      • Menghibur
      • Memberi pengalaman kepada pembaca
      • Menceritakan kejadian nyata atau imajinatif

      3. Struktur Teks Narasi

      • Orientasi: pengenalan tokoh, waktu, dan tempat
      • Rangkaian peristiwa: kejadian yang dialami tokoh
      • Penutup: akhir cerita atau pesan

      4. Ciri Kebahasaan

      • Menggunakan kata kerja tindakan
      • Menggunakan kata keterangan waktu (pagi, kemudian, akhirnya)
      • Menggunakan kalimat berurutan

      5. Contoh Singkat

      Cerita pengalaman liburan, cerita rakyat, atau cerita pendek.

      B. Teks Deskripsi

      1. Pengertian

      Teks deskripsi adalah teks yang menggambarkan objek secara jelas dan rinci sehingga pembaca seolah-olah melihat atau merasakan langsung.

      2. Tujuan

      • Menggambarkan bentuk, sifat, atau keadaan objek
      • Memberi gambaran jelas kepada pembaca

      3. Struktur Teks Deskripsi

      • Identifikasi: pengenalan objek
      • Deskripsi bagian: rincian ciri-ciri objek
      • Penutup (opsional): kesan penuli

      4. Ciri Kebahasaan

      • Menggunakan kata sifat
      • Menggunakan pancaindra (warna, suara, bau, rasa)
      • Menggunakan kata khusus

      5. Contoh Singkat

      Deskripsi tempat wisata, hewan peliharaan, atau ruang kelas.

      C. Kegiatan Pembelajaran

      • Membaca contoh teks narasi dan deskripsi
      • Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan
      • Menulis teks narasi dari pengalaman pribadi
      • Menulis teks deskripsi berdasarkan pengamatan
       D. Latihan



      Murid dapat  membandingkan dua teks narasi atau deskripsi berdasarkan tema, tokoh, dan latar.

              Teks Narasi

       

      1. Tentukan struktur teks dari bacaan yang diberikan.
      2. Tulislah teks narasi tentang pengalaman berkesanmu.
      3. Buat teks deskripsi tentang benda favoritmu.











SENI RUPA

Tujuan pembelajaran :
Murid mampu membuat karya rupa berdasarkan gagasannya sendiri atau mengambil inspirasi dari luar dirinya dengan menggunakan dan menggabungkan unsur garis, warna, tekstur, bentuk, dan bangun.

     Metode Pembelajaran : Demonstrasi

Pertemuan 1

Materi Pokok: Unsur-Unsur Rupa dan Inspirasi Karya

1. Pengertian Karya Rupa

Karya rupa adalah hasil karya seni yang dapat dilihat dan diraba, yang dibuat dengan menggabungkan berbagai unsur rupa untuk menyampaikan gagasan atau perasaan pembuatnya.

2. Unsur-Unsur Rupa

  • Garis: goresan panjang atau pendek (lurus, lengkung, zig-zag)
  • Warna: kesan yang ditangkap mata (primer, sekunder, campuran)
  • Tekstur: kesan halus atau kasar pada permukaan karya
  • Bentuk: wujud datar (lingkaran, segitiga)
  • Bangun: bentuk ruang (kubus, tabung, balok)

3. Sumber Inspirasi Karya

  • Lingkungan sekitar (rumah, sekolah, alam)
  • Pengalaman pribadi
  • Cerita, gambar, atau benda yang dilihat

4. Contoh Karya

  • Gambar pemandangan
  • Karya kolase
  • Gambar imajinatif
  • Tuliskan tema karya yang ingin kamu buat!
    Jawaban: ......................................................

    Dari mana kamu mendapatkan inspirasi karya tersebut?
    Jawaban: ......................................................

    Unsur rupa apa saja yang akan kamu gunakan?
    Beri tanda centang (
    ):
     Garis
     Warna
     Tekstur
     Bentuk
     Bangun

    Buatlah sketsa sederhana sesuai gagasanmu!

    (Disediakan kolom gambar   

                                                

      Refleksi/kesimpulan                                          

      Alhamdulillah kegiatan pembelajaran hari ini berjalan dengan baik dan sebagian besar murid dapat memahami, mengenal ciri-ciri bangun datar dan sifat-sifatnya serta dapat membedakan ciri-ciri teks narasi dan teks deskripsi dengan benar, serta mengikuti penbelajaran dengan semangat dan antusias       

      Berikut dokumentasi pembelajaran hari ini







Komentar

Postingan Populer