Kamis, 17 September 2026 Seni Rupa

 IDENTITAS

Nama Guru       : Fitri Daryani, S,Pd
Mata Pelajaran : Seni Rupa
Hari/Tanggal    : Kamis, 17 September 2026
Fase/Kelas         : B / IV (Empat) C
Materi                : 
Teknik Menggunakan Cat Air

Pertemuan ke   : 6



📋 Perangkat Pembelajaran

A,Capaian Pembelajaran
.Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically) Mengenali dan menguji coba alat dan/atau bahan yang penggunaannya.

B. TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik mampu:

  1. Mengidentifikasi alat dan bahan yang digunakan untuk melukis dengan cat air.
  2. Menjelaskan cara menggunakan cat air dengan benar dan aman.
  3. Mencoba berbagai teknik sederhana menggunakan cat air, seperti teknik basah, gradasi, dan pencampuran warna.
  4. Membuat karya seni rupa dua dimensi sederhana menggunakan cat air dengan kreatif dan rapi.
  5. Menjelaskan pengalaman dan makna sederhana dari karya yang telah dibuat.

  6. Peserta didik mempresentasikan dan merefleksikan hasil karyanya.

 Mindful Learning (Berkesadaran)

Peserta didik diajak untuk:

  • Duduk tenang dan memperhatikan alat serta bahan.
  • Mengamati bentuk dan warna cat air.
  • Memperhatikan gerakan kuas saat menyapukan warna.
  • Bekerja dengan hati-hati dan tidak terburu-buru.

Meaningful Learning (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.

Contohnya:

  • Warna daun dapat diamati saat membuat lukisan alam.
  • Warna langit dapat menjadi inspirasi dalam berkarya.
  • Pencampuran warna dapat digunakan untuk menghasilkan warna baru.

Peserta didik memahami bahwa berkarya bukan hanya menghasilkan gambar, tetapi juga mengekspresikan ide dan pengalaman.

3. Joyful Learning (Menyenangkan)

Pembelajaran dibuat menyenangkan melalui:

  • Eksperimen mencampur warna.
  • Bermain menemukan warna baru.
  • Membuat lukisan sederhana.
  • Memamerkan hasil karya.
  • Memberikan apresiasi terhadap karya teman

C. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Peserta didik mengenal alat dan bahan untuk menggunakan cat air.
  2. Peserta didik mengidentifikasi fungsi kuas, cat air, palet, air, dan kertas gambar.

  3. Peserta didik menemukan cara menggunakan cat air melalui kegiatan mengamati dan mencoba.
  4.  Peserta didik mempraktikkan teknik sapuan kuas, teknik basah, gradasi, dan pencampuran 

  5. Peserta didik merancang gambar sederhana yang akan dibuat dengan cat air.

  6. Peserta didik membuat karya dua dimensi menggunakan teknik cat air.

  7. Peserta didik mempresentasikan dan merefleksikan hasil karyanya.

 MATERI: Teknik Menggunakan Cat Air

Model Pembelajaran : Project Based Learning (PjBL),Discovery Learning, Demontrasi 

Model & Metode Pembelajaran

Model: Discovery Learning Problem Based Learning(PjBL)& Demontrasi

Metode: Tanya jawab, diskusi kelompok, pengamatan, demonstrasi, penugasan, presentasi, dan permainan edukatif.

Media Pembelajaran

LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik), gambar hewan dan tumbuhan, video pembelajaran tentang pelestarian lingkungan, kartu aktivitas manusia, lingkungan sekitar sekolah, kertas gambar/poster, alat tulis, dan papan tulis interaktif.

🌸 Apersepsi

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 4! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan selalu bersemangat dalam menuntut ilmu. Aamiin.

Sebelum memulai pelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama dan basmalah agar ilmu yang kita pelajari hari ini menjadi ilmu yang berkah dan bermanfaat.

Guru mengajak peserta didik mengamati warna alam, seperti warna langit, daun, bunga, dan air. Peserta didik diajak bersyukur atas keindahan warna ciptaan Allah SWT serta menjaga kebersihan dan menggunakan air secukupny.Guru dapat mengaitkan dengan QS. An-Nahl ayat 13 tentang berbagai macam warna sebagai tanda kebesaran Allah                                  Pertanyaan Pemantik

1.    Mengapa cat air harus dicampur dengan air?

2.    Bagaimana cara membuat warna tipis?

3.    Bagaimana cara membuat warna lebih pekat?

4.    Mengapa kertas harus sesuai untuk cat air?

Bagaimana cara menjaga kuas agar tetap bersih?

Guru menunjukkan:

·         cat air;

·         kuas;

·         palet;

·         wadah air;

·         kertas gambar.

Guru bertanya:

1.    Apa nama alat-alat tersebut?

2.    Untuk apa cat air digunakan?

3.    Mengapa cat air membutuhkan air?

4.    Apa yang terjadi jika kuas terlalu banyak air                                                                                                           

Yuk, kita belajar bersama dengan penuh semangat dan gembira! 🌱🐘🌳

📖 Ringkasan Materi

MATERI AJAR

1. Pengertian Cat Air

Cat air adalah bahan pewarna yang digunakan untuk membuat karya seni dengan menggunakan air sebagai pelarut.

Cat air dapat menghasilkan warna yang tipis, transparan, dan lembut.

2. Alat dan Bahan

Alat dan bahan yang diperlukan:

  • Cat air
  • Kuas
  • Palet
  • Air bersih
  • Kertas gambar
  • Pensil
  • Penghapus
  • Tisu atau kain lap

3. Fungsi Alat

Alat/Bahan

Fungsi

Cat air

Memberikan warna pada gambar

Kuas

Mengoleskan cat

Palet

Tempat mencampur warna

Air

Mengencerkan cat dan membersihkan kuas

Kertas

Media untuk membuat karya

Pensil

Membuat sketsa

Penghapus

Menghapus garis yang salah

Tisu/kain

Mengeringkan kuas atau membersihkan air

TEKNIK MENGGUNAKAN CAT AIR

1. Teknik Sapuan Kuas

Kuas dicelupkan ke dalam cat kemudian disapukan pada kertas.

2. Teknik Basah

Kertas atau bagian tertentu diberi sedikit air terlebih dahulu, kemudian diberi warna.

Hasilnya warna dapat menyebar dan terlihat lembut.

3. Teknik Gradasi

Gradasi adalah perubahan warna dari pekat ke lebih muda atau sebaliknya.

Contoh:
biru tua → biru → biru muda

4. Teknik Pencampuran Warna

Warna dapat dicampurkan untuk menghasilkan warna baru.

Contoh:

  • Merah + kuning = jingga
  • Biru + kuning = hijau
  • Merah + biru = ungu

5. Hal yang Perlu Diperhatikan

Saat menggunakan cat air:

  • Jangan menggunakan terlalu banyak air.
  • Jangan terlalu banyak mengambil cat.
  • Bersihkan kuas sebelum mengganti warna.
  • Gunakan kertas dengan baik.
  • Rapikan alat setelah selesai.

A. Pilihan Ganda

1. Alat yang digunakan untuk mengoleskan cat air pada kertas adalah ....
A. penghapus
B. kuas
C. penggaris
D. pensil

2. Fungsi palet adalah ....
A. menghapus gambar
B. mencampur warna
C. memotong kertas
D. membuat garis

3. Cat air menggunakan .... sebagai pelarut.
A. minyak
B. pasir
C. air
D. lem

4. Jika warna merah dicampur dengan kuning, akan menghasilkan warna ....
A. hijau
B. ungu
C. jingga
D. biru

5. Teknik perubahan warna dari tua ke muda disebut ....
A. gradasi
B. cetak
C. kolase
D. arsir

6. Sebelum mengganti warna cat, sebaiknya kuas ....
A. dibuang
B. dipatahkan
C. dibersihkan
D. dikeringkan dengan cat

7. Jika terlalu banyak air digunakan pada cat air, warna biasanya menjadi ....
A. lebih pekat
B. lebih muda
C. lebih gelap
D. tidak berubah

8. Langkah pertama sebelum mewarnai gambar dengan cat air adalah ....
A. membuat sketsa
B. mencuci kertas
C. membuang kuas
D. mencampur se
mua warna

9. Setelah selesai melukis, alat-alat sebaiknya ....
A. dibiarkan
B. dibuang
C. dirapikan dan dibersihkan
D. disembunyikan

10. Sikap yang tepat saat membuat karya seni adalah ....
A. tergesa-gesa
B. tidak peduli kebersihan
C. teliti dan kreatif
D. mengganggu teman

Kunci Jawaban1

1.B                                        

 2.B

3.c

4.c

5.a

6.c

7.b

8.a

9.c

10.c

. KESIMPULAN

Cat air merupakan media pewarna yang menggunakan air. Untuk membuat karya dengan cat air diperlukan cat air, kuas, palet, air, dan kertas.

Teknik yang dapat digunakan antara lain sapuan kuas, teknik basah, gradasi, dan pencampuran warna. Penggunaan cat air harus dilakukan dengan hati-hati, bersih, dan rapi.

Melalui kegiatan membuat karya dengan cat air, peserta didik dapat mengembangkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, dan keberanian dalam berekspresi. Keindahan berbagai warna juga mengingatkan kita untuk bersyukur kepada Allah SWT atas kemampuan melihat, berpikir, berimajinasi, dan berkarya . 

REFLEKSI

Alhamdulillah peserta didik dapat menggunakan cat air untuk memadukan.warna warna primer menjadi warna sekunder  dengan menggunakan teknik  sapuan kuas, teknik basah, gradasi, dan pencampuran warna. 

DOKUMENTASI 









i 


Komentar

Postingan Populer