Senin, 7 September 2026 Pendidikan Pancasila
IDENTITAS DIRI
Nama guru : Fitri Daryani, S.Pd.
Mapel : Pendidikan Pancasila
Hari/Tanggal : Senin / 07 September 2026
Kelas : IV C
Good morning students…
Tabik pun....!!!!
Assalamualaikum Wr.Wb.
Good morning students class 4C…How are you today ? I hope everyone is in good health, high spirits and happy
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
✨ Kebesaran Allah SWT:
Peserta didik menyadari bahwa Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan dan mengajarkan umat-Nya untuk saling menghargai, bermusyawarah, dan menjaga persatuan. Sikap tersebut dapat diteladani dari para perumus Pancasila yang mengutamakan musyawarah, menghargai perbedaan pendapat, rela berkorban, dan mendahulukan kepentingan bangsa.
Hal ini sesuai dengan QS. Ali ‘Imran ayat 159 yang artinya “...dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu...” Ayat ini sesuai dengan sikap menghargai perbedaan pendapat, bermusyawarah, dan bersikap lemah lembut.dan QS. Al-Hujurat ayat 13.yang artinya “...Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal...”Ayat ini mengajarkan sikap menghargai perbedaan dan persatuan.
Pada pembelajaran hari ini, kita akan belajar tentang karakter positif tokoh-tokoh perumus Pancasila seperti Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, dan Mr. Muhammad Yamin. Kita juga akan belajar meneladani nilai-nilai kepahlawanan mereka untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.
Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti langkah-langkah diskusi dengan teliti, berani bertanya, dan bersikap jujur serta percaya diri. 🌟
📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu mengidentifikasi karakter para perumus Pancasila, menunjukkan sikap menghargai perbedaan pendapat, serta meneladani nilai-nilai kepahlawanan para pendiri bangsa dalam proses perumusan Pancasila untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan menyimak penjelasan, mengamati gambar tokoh pahlawan, berdiskusi, dan berlatih mandiri, peserta didik mampu:
- Menjelaskan peran tokoh-tokoh perumus Pancasila (Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta, Mr. Muhammad Yamin, dll.).
- Mengidentifikasi karakter positif dan nilai kepahlawanan para perumus Pancasila.
- Menganalisis bentuk peneladanan nilai kepahlawanan dalam proses perumusan Pancasila.
- Menerapkan nilai-nilai kepahlawanan (seperti toleransi, kerja keras, cinta tanah air, dan musyawarah) dalam kehidupan sehari-hari.
- Menunjukkan sikap jujur, bertanggung jawab, dan toleran dalam berinteraksi di kelas.
✅ ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik mampu:
- Mengenal tokoh-tokoh utama perumus dasar negara Indonesia.
- Menguraikan karakter positif tokoh (cinta tanah air, jiwa besar, tenggang rasa, keberanian, dan pantang menyerah).
- Mengidentifikasi musyawarah mufakat sebagai teladan utama perumusan Pancasila.
- Menyebutkan contoh nyata penerapannya di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
- Mengerjakan latihan soal analisis karakter tokoh secara tertib dan mandiri.
📚 MATERI POKOK
- 📖 Mengenal Tokoh-Tokoh Perumus Pancasila
- 🌟 Karakter Positif Tokoh Perumus Pancasila (Toleransi, Cinta Tanah Air, Musyawarah, Jiwa Besar)
- 🤝 Peristiwa Musyawarah Perumusan Dasar Negara
- 🏡 Penerapan Nilai-Nilai Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari
🧩 MODEL / METODE PEMBELAJARAN
Penjelasan interaktif, pengamatan gambar tokoh, diskusi kelompok, simulasi musyawarah kecil, dan penugasan mandiri.
📝 MEDIA PEMBELAJARAN / ALAT PERAGA
Foto/Gambar Tokoh Perumus Pancasila (Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Mr. Soepomo, Mr. Moh. Yamin), Teks Piagam Jakarta, Papan Tulis, LKPD, dan Buku Pendamping IPAS/Pancasila.
💭 APERSEPSI
Alhamdulillah, anak-anak sholih dan sholihah, sekarang kita masuk ke pelajaran IPAS.
Guru menunjukkan gambar Ir. Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta sedang berdiskusi di depan kelas.
Kemudian guru bertanya: 💭 “Anak-anak, tahukah kalian siapa pahlawan yang ada di gambar ini?” 💭 “Pernahkah kalian berbeda pendapat dengan teman saat memilih permainan atau ketua kelompok?” 💭 “Bagaimana cara para pahlawan kita dahulu menyatukan pendapat yang berbeda-beda dari seluruh Indonesia untuk merumuskan dasar negara kita, Pancasila?”
Guru menjelaskan bahwa Pancasila dirumuskan oleh para pahlawan yang memiliki karakter luar biasa seperti toleransi, mengutamakan kepentingan bersama, dan berjiwa besar.
🌙 Penguatan Keimanan dan Ketakwaan
Allah Swt. memerintahkan kita untuk bermusyawarah dan saling menghargai antarsesama sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur'an. Para perumus Pancasila telah meneladankan akhlak mulia dengan saling menghormati perbedaan demi persatuan bangsa. Meneladani sifat-sifat mulia mereka seperti jujur, adil, dan suka bermusyawarah merupakan bagian dari pengamalan ajaran agama yang bernilai ibadah. Yuk, kita belajar dengan teliti, jujur, dan penuh semangat! ✨
📖 MATERI PEMBELAJARAN
1. Tokoh Perumus Pancasila
Dalam proses perumusan dasar negara Indonesia, terdapat tokoh-tokoh pemikir bangsa yang menyampaikan gagasan serta bermusyawarah, di antaranya:
- Ir. Soekarno: Mengusulkan lima dasar negara yang diberi nama Pancasila pada tanggal 1 Juni 1945.
- Drs. Mohammad Hatta: Tokoh yang sangat cermat, jujur, dan mengutamakan persatuan bangsa di atas kepentingan pribadi/golongan.
- Mr. Muhammad Yamin & Mr. Soepomo: Menyampaikan pemikiran tentang dasar negara yang berlandaskan kebangsaan dan kekeluargaan.
2. Karakter Positif Tokoh Perumus Pancasila
Para perumus Pancasila memiliki nilai-nilai kepahlawanan yang patut kita teladani, antara lain:
- Cinta Tanah Air dan Patriotisme: Memiliki semangat tinggi untuk memerdekakan dan memajukan bangsa Indonesia.
- Mengutamakan Kepentingan Bangsa (Jiwa Besar): Para tokoh mau mengubah kalimat pada sila pertama Piagam Jakarta demi menjaga persatuan dari Sabang sampai Merauke.
- Toleransi dan Menghargai Perbedaan: Menghormati pendapat orang lain meskipun memiliki latar belakang agama dan suku yang berbeda.
- Musyawarah untuk Mufakat: Menyelesaikan setiap perbedaan pendapat melalui diskusi yang damai dan kepala dingin.
3. Penerapan Nilai Kepahlawanan dalam Kehidupan Sehari-hari
LingkunganPenerapan Nilai Kepahlawanan Perumus Pancasila
Sekolah
• Menghargai pendapat teman saat diskusi kelompok.
• Menerima hasil pemilihan ketua kelas dengan lapang dada.
• Berteman tanpa membeda-bedakan suku atau agama.
Rumah
• Bermusyawarah menentukan tempat berlibur keluarga.
• Membantu orang tua dan menghormati kakak/adik.
Masyarakat
• Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti dan gotong royong.
• Menjaga kerukunan antar tetangga.
📝 TUGAS DARING PENDIDIKAN PANCASILA TULISLAH JAWABAN DI BUKU LATIHAN PENDIDIKAN PANCASILA
KESIMPULAN
Hari ini kita telah belajar tentang mengidentifikasi karakter positif tokoh perumus Pancasila dan meneladani nilai kepahlawanan:
- Tokoh perumus Pancasila seperti Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Mr. Soepomo, dan Mr. Moh. Yamin memiliki keteladanan yang sangat luar biasa.
- Karakter utama yang patut diteladani: Cinta tanah air, toleransi, berjiwa besar, mengutamakan kepentingan bersama, dan utamakan musyawarah mufakat.
- Penerapan sehari-hari: Kita dapat menerapkannya dengan cara menghargai perbedaan pendapat, tidak memaksakan kehendak, dan menjaga persatuan di sekolah maupun di rumah.
💭 REFLEKSI
Kegiatan pembelajaran faring hari ini berjalan dengan lancar dan peserta didik melaporkan hasil pembelajaran japri kepada guru
Dokumentasi pembelajaran









Assalamu alaikum,,,albie faeyza hadir bu guru,,,terima kasih atas materinya
BalasHapusSaya sudah buu🙏
BalasHapusassalamualikum , rindu daira gantara hadir bu, insyallah bisa memahami materi pancasila, terima kasih 🙏
BalasHapusHanni hadir bu guru
BalasHapusAssalamualaikum ibu. Ayu hadir bu
BalasHapus