Rabu, 07 -10-2026 IPAS
IDENTITAS
Nama Guru: Fitri Daryani, S.Pd
Mata Pelajaran: IPAS
Hari, Tanggal: Rabu, 07 Oktober 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Proyek Membuat Peta Sederhana Wilayah Tempat Tinggal
Pertemuan ke: 6
Good morning students…
Tabik pun....!!!!
Assalamualaikum Wr.Wb.
Good morning students class 4C…how are you today ? I hope everyone is in good health, high spirits and happy.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt.selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.
“Siap belajar pembagian dengan semangat?” 😊
📋 Perangkat Pembelajaran
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu mengenali lingkungan tempat tinggalnya, memahami letak suatu wilayah menggunakan peta sederhana maupun peta digital, serta menunjukkan kemampuan mengidentifikasi wilayah kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya.
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggalnya dengan menggunakan peta konvensional/digital.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
- Menjelaskan pengertian dan fungsi peta.
- Mengidentifikasi kabupaten/kota tempat tinggalnya.
- Mengidentifikasi provinsi tempat tinggalnya.
- Menunjukkan letak kabupaten/kota dan provinsi pada peta.
- Mengenali simbol-simbol sederhana yang digunakan dalam peta.
- Menjelaskan arah mata angin sederhana pada peta.
- Menggunakan peta konvensional atau digital untuk mencari lokasi tempat tinggal.
- Membuat peta sederhana wilayah tempat tinggal.
- Menambahkan simbol, nama tempat, dan arah mata angin pada peta.
- Mempresentasikan hasil proyek peta sederhana dengan percaya diri.
Mindful (Berkesadaran)
Murid mengamati peta dengan teliti dan menyadari bahwa setiap wilayah memiliki letak yang berbeda. Murid memperhatikan nama kabupaten/kota, provinsi, jalan, sungai, sekolah, dan tempat penting lainnya yang terdapat pada peta.
Meaningful (Bermakna)
Murid memahami bahwa peta sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari untuk mengetahui lokasi suatu tempat, mencari arah perjalanan, mengenali wilayah tempat tinggal, serta mengetahui hubungan antara kabupaten/kota dengan provinsinya.
Joyful (Menyenangkan)
Murid belajar melalui kegiatan mengamati peta, mencari lokasi tempat tinggal menggunakan peta digital, berdiskusi dalam kelompok, menggambar peta sederhana, menggunakan simbol dan warna, serta mempresentasikan hasil karya di depan kelas.
Alur Tujuan Pembelajaran
- Mengenal pengertian dan fungsi peta.
- Mengenal simbol dan unsur-unsur sederhana pada peta.
- Mengenal arah mata angin.
- Mengidentifikasi kabupaten/kota tempat tinggal.
- Mengidentifikasi provinsi tempat tinggal.
- Menunjukkan kabupaten/kota dan provinsi pada peta.
- Menggunakan peta konvensional/digital untuk mencari lokasi.
- Merancang peta sederhana wilayah tempat tinggal.
- Membuat peta sederhana dengan simbol dan keterangan.
- Mempresentasikan hasil proyek peta sederhana.
📌 MATERI: PROYEK MEMBUAT PETA SEDERHANA WILAYAH TEMPAT TINGGAL
Model & Metode Pembelajaran
Model: Project Based Learning (PjBL)
Metode: Tanya jawab, pengamatan, demonstrasi, diskusi kelompok, praktik, penugasan proyek, presentasi, dan refleksi.
Media Pembelajaran
Peta Indonesia, peta provinsi, peta kabupaten/kota, peta lingkungan sekitar, peta digital, LKPD, kertas gambar, pensil, penghapus, penggaris, pensil warna/spidol, gambar simbol peta, papan tulis, dan perangkat digital jika tersedia.
🌸 Apersepsi
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, anak-anak hebat kelas 4! Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap mengikuti pembelajaran. Aamiin.
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita berdoa bersama dan membaca basmalah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat.
Guru menunjukkan sebuah peta kepada peserta didik.
Guru memberikan pertanyaan pemantik:
"Anak-anak, siapa yang tahu kita tinggal di kabupaten/kota apa?"
"Kita tinggal di provinsi apa?"
"Bagaimana cara kita mengetahui letak tempat tinggal kita pada peta?"
Guru dapat menunjukkan peta konvensional atau membuka peta digital.
Guru bertanya:
- Apa yang kalian lihat pada peta?
- Apa fungsi peta?
- Di mana letak kabupaten/kota tempat tinggal kita?
- Provinsi apa yang menjadi tempat tinggal kita?
- Apa saja simbol yang terdapat pada peta?
- Mengapa peta membutuhkan arah mata angin?
Guru menjelaskan:
"Hari ini kita akan belajar mengenali letak kabupaten/kota dan provinsi tempat tinggal kita. Setelah itu, kita akan membuat proyek peta sederhana wilayah tempat tinggal."
Guru menyampaikan bahwa peta tidak harus selalu dibuat secara rumit. Peta sederhana dapat dibuat dengan menggambarkan tempat-tempat penting menggunakan simbol dan keterangan.
📖 Ringkasan Materi
A. Pengertian Peta
Peta adalah gambaran suatu wilayah yang dibuat pada bidang datar dengan menggunakan simbol dan keterangan tertentu sehingga dapat memberikan informasi tentang lokasi suatu tempat.
Peta dapat membantu kita mengetahui:
- Letak suatu wilayah.
- Nama suatu wilayah.
- Arah perjalanan.
- Jarak secara sederhana.
- Letak tempat-tempat penting.
B. Jenis Peta
Secara sederhana, peta yang digunakan dalam pembelajaran dapat berupa:
1. Peta Konvensional
Peta konvensional adalah peta yang dibuat atau dicetak pada media seperti kertas.
Contohnya:
- Peta Indonesia.
- Peta provinsi.
- Peta kabupaten/kota.
- Peta lingkungan sekitar.
2. Peta Digital
Peta digital adalah peta yang dapat dilihat menggunakan perangkat elektronik seperti komputer, tablet, atau telepon pintar.
Peta digital dapat membantu kita mencari lokasi suatu tempat dengan lebih mudah.
C. Unsur-Unsur Sederhana Peta
Beberapa unsur penting dalam peta antara lain:
- Judul peta → menunjukkan isi atau wilayah yang digambarkan.
- Simbol → tanda yang digunakan untuk menunjukkan suatu tempat atau objek.
- Legenda → keterangan mengenai simbol-simbol pada peta.
- Arah mata angin → menunjukkan arah utara, selatan, timur, dan barat.
- Nama tempat → menunjukkan nama wilayah atau lokasi tertentu.
- Garis batas → menunjukkan batas suatu wilayah.
D. Arah Mata Angin
Arah mata angin membantu kita mengetahui posisi suatu tempat.
Arah utama terdiri atas:
- Utara (U)
- Timur (T)
- Selatan (S)
- Barat (B)
Contoh:
Jika sekolah berada di sebelah timur rumah, maka pada peta sekolah dapat digambarkan di sebelah kanan rumah dengan memperhatikan arah utara sebagai acuan.
E. Mengenali Kabupaten/Kota dan Provinsi
Setiap tempat tinggal berada dalam suatu wilayah administrasi.
Urutan wilayah dapat dipahami secara sederhana:
Tempat tinggal → Desa/Kelurahan → Kecamatan → Kabupaten/Kota → Provinsi
Peserta didik dapat menggunakan peta untuk menemukan:
- Nama kabupaten/kota tempat tinggal.
- Nama provinsi tempat tinggal.
- Letak kabupaten/kota di dalam provinsi.
F. Proyek Membuat Peta Sederhana Wilayah Tempat Tinggal
Pada proyek ini peserta didik membuat gambaran sederhana wilayah tempat tinggal.
Peta dapat memuat beberapa tempat penting, misalnya:
- Rumah.
- Sekolah.
- Jalan.
- Tempat ibadah.
- Pasar.
- Kantor desa/kelurahan.
- Sungai.
- Lapangan.
- Tempat penting lainnya.
Peserta didik tidak perlu menggambar wilayah secara sangat detail. Yang terpenting adalah letak relatif tempat, simbol, nama tempat, arah mata angin, dan keterangan peta dapat dipahami.
🗺️ LANGKAH PROYEK MEMBUAT PETA SEDERHANA
Tahap 1 – Menentukan Wilayah
Peserta didik menentukan wilayah tempat tinggal yang akan digambarkan.
Contoh:
"Peta Sederhana Lingkungan Tempat Tinggalku."
Tahap 2 – Mengamati Peta
Peserta didik mengamati peta konvensional atau peta digital untuk mengetahui letak wilayah dan tempat-tempat penting.
Tahap 3 – Menentukan Tempat Penting
Peserta didik memilih beberapa tempat yang akan dimasukkan ke dalam peta.
Contoh:
- Rumah.
- Sekolah.
- Masjid.
- Jalan utama.
- Pasar.
- Lapangan.
Tahap 4 – Membuat Rancangan
Peserta didik membuat rancangan sederhana menggunakan pensil.
Tahap 5 – Menggambar Peta
Peserta didik menggambar peta pada kertas gambar dengan memperhatikan:
- Judul peta.
- Letak tempat.
- Jalan.
- Simbol.
- Nama tempat.
- Arah mata angin.
- Legenda/keterangan.
Tahap 6 – Memberi Warna
Peserta didik memberikan warna agar peta lebih menarik dan mudah dibaca.
Tahap 7 – Memeriksa Hasil
Peserta didik memeriksa kembali apakah:
- Judul sudah ada.
- Arah mata angin sudah ada.
- Simbol sudah jelas.
- Nama tempat sudah ditulis.
- Legenda sudah dibuat.
- Letak tempat sudah sesuai dengan hasil pengamatan.
Tahap 8 – Presentasi
Peserta didik mempresentasikan hasil peta sederhana di depan kelas.
Peserta didik menjelaskan:
- Judul peta.
- Kabupaten/kota tempat tinggal.
- Provinsi tempat tinggal.
- Tempat-tempat yang terdapat pada peta.
- Simbol yang digunakan.
- Arah mata angin.
- Pengalaman selama membuat peta.
🧩 TUGAS PROYEK
Buatlah sebuah peta sederhana wilayah tempat tinggalmu!
Ketentuan:
- Gunakan kertas gambar.
- Tuliskan judul peta.
- Gambarkan beberapa tempat penting di sekitar tempat tinggal.
- Gunakan simbol sederhana.
- Berikan nama pada setiap tempat.
- Cantumkan arah mata angin.
- Buat legenda/keterangan simbol.
- Gunakan warna agar peta menarik.
- Tuliskan nama kabupaten/kota dan provinsi.
- Presentasikan hasil peta di depan kelas.
🌟 INGAT!
- Peta digunakan untuk menunjukkan letak suatu tempat.
- Kabupaten/kota merupakan bagian dari suatu provinsi.
- Peta memiliki simbol dan keterangan.
- Arah mata angin membantu mengetahui posisi suatu tempat.
- Peta digital dapat digunakan untuk mencari lokasi.
- Peta sederhana dapat dibuat dengan gambar, simbol, warna, dan keterangan.
- Peta harus dibuat dengan teliti agar mudah dipahami.


Komentar
Posting Komentar