28 Juli 2025

 Senin, 28 Juli 2025

   Bahasa Indonesia dan Matematika

Fitri Daryani, S.Pd

Kelas 5B

Good morning my students....

Tabik pun ,,,!!

Apa kabar anak sholeh sholehah kelas 5B,Alhamdulillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT  serta tetap bersemangat di hari ini.Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.Sebelum belajar pastikan kalian melaksanakan sholat dhuha  dan membaca Al Qur'an serta morojaah juz amma.

Baiklah anak-anak semua,sebelum kita masuk ke materi  kita akan menyanyikan lagu kebiasaan anak Indonesia hebat,kita melakukan tepuk semangat selanjutnya kita akan  belajar mapel   Bahasa Indonesia dan Matematika

BAHASA INDONESIA    

Tujuan pembelajaran :  Murid dapat mengidentifikasi gagasan pokok dari teks tulis (teks                                               narasi atau deskripsi).

Metode pembelajaran :    PBL(Problem based Learning)

Media Pembelajaran :      LCD                      

Cara Mengidentifikasi Gagasan Pokok:

1.Temukan tokoh utamakejadian penting, dan alur cerita

2.Perhatikan bagian awal dan akhir paragraf — biasanya mengandung informasi penting.

3.Tanyakan: "Apa inti cerita ini?" atau "Peristiwa apa yang paling penting terjadi?

2. Teks Deskripsi

    Pengertian:
    Teks deskripsi menggambarkan objek, tempat, atau peristiwa secara rinci sehingga pembaca dapat membayangkannya.

    Cara Mengidentifikasi Gagasan Pokok:

    • Amati apa atau siapa yang sedang digambarkan.

    • Perhatikan kalimat utama — sering berada di awal atau akhir paragraf.

    • Tanyakan: "Apa yang sedang dideskripsikan?"

    Contoh Gagasan Pokok Teks Deskripsi:

    Pantai Parangtritis memiliki keindahan alam yang memukau dengan ombak besar dan pasir hitamnya


    🔍 Tips Umum:

    • Gagasan pokok = ide utama yang menjadi inti paragraf/teks.

    • Dukungannya = kalimat-kalimat penjelas atau rincian.

    • Gunakan pertanyaan: “Apa yang dibahas dalam paragraf ini?”

      Contoh Soal Teks Deskripsi 

      Bacalah teks deskripsi di bawah ini, kemudian jawablah pertanyaan-pertanyaan yang mengikutinya!

      Teks Deskripsi: Senja di Pantai Mutun 

      Pantai Mutun adalah permata tersembunyi yang menawarkan ketenangan. Pasir putihnya yang lembut membentang luas, memeluk birunya air laut yang jernih. Di kejauhan, pulau-pulau kecil berjejer rapi, menambah keindahan panorama. Pohon kelapa melambai-lambai pelan ditiup angin sore, menciptakan irama alami yang menenangkan.

      Saat senja tiba, Pantai Mutun berubah menjadi kanvas raksasa. Langit yang tadinya biru perlahan memudar, berganti dengan sapuan warna jingga, merah muda, dan ungu. Garis cakrawala seolah terbakar, memantulkan cahaya keemasan di permukaan laut yang tenang. Perahu-perahu nelayan tampak seperti siluet hitam, menambah kesan dramatis pada lukisan alam ini. Suara debur ombak yang pelan berpadu dengan kicauan burung camar yang pulang, menciptakan simfoni perpisahan hari yang syahdu. Udara terasa hangat namun sejuk, membawa aroma garam laut yang khas. Setiap sudut pantai ini memancarkan kedamaian, mengundang siapa saja untuk hanyut dalam pesona keindahannya.

      Pertanyaan:

      1.   Apa objek utama yang dideskripsikan dalam teks di atas
      2.  Sebutkan tiga detail visual (yang bisa dilihat) yang disebutkan dalam paragraf   pertama!
      3.   Bagaimana penulis menggambarkan perubahan warna langit saat senja?
      4.   Selain visual, indra apa lagi yang digunakan penulis untuk menggambarkan suasana  di Pantai Mutun saat senja? Berikan contohnya!
      5.  Apa tujuan utama penulis membuat teks deskripsi ini?
  • MATEMATIKA
    Tujuan pembelajaran :   
     Murid dapat menentukan bilangan lebih besar/kecil

    Metode pembelajaran :    PBL(Problem based Learning)

    Media Pembelajaran :      LCD   

    Rangkuman Materi: Menentukan Bilangan Lebih Besar/Lebih Kecil

    Konsep Dasar

    Menentukan bilangan lebih besar atau lebih kecil berarti membandingkan dua atau lebih bilangan untuk melihat mana yang memiliki nilai lebih tinggi atau lebih rendah. Kita menggunakan simbol-simbol khusus untuk ini:

    • > (lebih dari): Menunjukkan bahwa bilangan di sebelah kiri lebih besar dari bilangan di sebelah kanan. Contoh:  (5 lebih dari 3).

    • < (kurang dari): Menunjukkan bahwa bilangan di sebelah kiri lebih kecil dari bilangan di sebelah kanan. Contoh:  (3 kurang dari 5).

    • = (sama dengan): Menunjukkan bahwa kedua bilangan memiliki nilai yang sama. Contoh:  (7 sama dengan 7).

    Cara Membandingkan Bilangan

    Ada beberapa langkah dan aturan yang bisa kita gunakan, tergantung jenis bilangannya:

    • Untuk Bilangan Cacah/Positif (Contoh: 1, 2, 10, 100):
      • Jumlah Digit: Bilangan dengan jumlah digit lebih banyak biasanya lebih besar.

        • Contoh: 123 (3 digit) > 98 (2 digit)

      • Membandingkan Digit dari Kiri: Jika jumlah digitnya sama, bandingkan digit-digit dari posisi paling kiri (nilai tempat terbesar) ke kanan.

        • Contoh: Membandingkan 456 dan 421

          • Digit ratusan:  (sama)

          • Digit puluhan: . Jadi, 456 > 421.

        • Contoh lain: Membandingkan 7.890 dan 7.895

          • Digit ribuan, ratusan, puluhan:  (sama)

          • Digit satuan: . Jadi, 7.890 < 7.895.

    • Untuk Bilangan Negatif (Contoh: -1, -5, -100):
      • Pada garis bilangan, semakin ke kiri letak bilangan, nilainya semakin kecil. Semakin ke kanan, semakin besar.

      • Angka tanpa tanda negatif yang lebih kecil, nilainya akan lebih besar ketika diberi tanda negatif.

        • Contoh: 2 > 5 (karena 2 lebih kecil dari 5, maka -2 lebih besar dari -5).

        • Contoh: 10 < 3 (karena 10 lebih besar dari 3, maka -10 lebih kecil dari -3).

    • Membandingkan Bilangan Positif dan Negatif:
      • Bilangan positif selalu lebih besar dari bilangan negatif.

        • Contoh: 5 > 10

        • Contoh: 2 < 1

    • Untuk Pecahan (Contoh: 1/2, 3/4):
      • Penyebut Sama: Jika penyebutnya sama, bandingkan pembilangnya. Pembilang yang lebih besar, pecahan itu lebih besar.

        • Contoh: 3/5 > 2/5

      • Penyebut Berbeda: Samakan dulu penyebutnya (cari KPK), lalu bandingkan pembilangnya.

        • Contoh: Membandingkan 1/2 dan 3/4. KPK dari 2 dan 4 adalah 4.

          • Sekarang bandingkan 2/4 dan 3/4. Karena , maka 2/4 < 3/4. Jadi, 1/2 < 3/4.

      • Mengubah ke Desimal: Ubah pecahan menjadi desimal, lalu bandingkan angka desimalnya.

        • Contoh: . Karena , maka 1/2 < 3/4.

    • Untuk Desimal (Contoh: 0,5; 1,25):
      • Bandingkan Bagian Bulat: Bandingkan angka di depan koma terlebih dahulu.

        • Contoh: 2,5 > 1,8 (karena )

      • Bandingkan Angka Setelah Koma: Jika bagian bulatnya sama, bandingkan angka setelah koma dari kiri ke kanan.

        • Contoh: Membandingkan 0,75 dan 0,72

          • Bagian bulat: 

          • Digit persepuluhan: 

          • Digit perseratusan: . Jadi, 0,75 > 0,72.

      • Bisa juga menambahkan nol di belakang desimal agar jumlah digit di belakang koma sama untuk memudahkan perbandingan.

        • Contoh: 0,5 dan 0,45. Ubah 0,5 menjadi 0,50. Sekarang bandingkan 0,50 dan 0,45. Karena , maka 0,5 > 0,45.


    Memahami cara membandingkan bilangan ini adalah fondasi untuk materi matematika yang lebih kompleks, seperti mengurutkan bilangan, operasi hitung, hingga pemecahan masalah.

    Latihan soal

    Tentu, mari kita berlatih dengan 5 soal perbandingan bilangan lebih besar atau lebih kecil! Ingat, gunakan simbol < (kurang dari), > (lebih dari), atau = (sama dengan

    Latihan Soal Perbandingan Bilangan

    Silakan isi titik-titik dengan simbol yang tepat (<, >, atau =)!

    • 2552
    • 1.2341.224
    • 105
    • 0,750,8
    • 1/42/8
    •  
    • RefleksiPembelajaran hari ini Alhamdulillah sebagian besar murid dapat mengidentifikasi gagasan pokok dari teks tulis (teks narasi atau  deskripsi dan Murid dapat Menentukan Bilangan Lebih Besar/Lebih Kecil
    • Dokumentasi Pembelajaran   Hari ini









Komentar

Postingan Populer