20 Agustus 2026

 

Kelas IV.C SD AL-AZHAR 2

Hari/Tanggal    : Kamis / 20 Agustus 2026

Nama guru        : Fitri Daryani, S.Pd.

Fase / Kelas      : B / IV.C 

Mapel                :  Bahasa Indonesia IPAS dan Seni Rupa




    Good morning students…

    Tabik pun....!!!!                                                                                                                         

    Assalamualaikum Wr.Wb.

    Good morning students class 4C…how are you today ? I hope everyone is in good health, high spirits and happy.  

    Apersepsi 

    Apersepsi:

    Guru menyampaikan kebesaran Allah Swt. yang menciptakan bahasa sebagai sarana komunikasi antarmanusia. Guru mengawali pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan mengecek kehadiran peserta didik. Guru mengulas singkat materi awalan me- melalui tanya jawab.Guru menayangkan video pembelajaran singkat berisi dua kalimat tunggal yang digabung menjadi satu kalimat majemuk, misalnya: "Rani membaca buku" dan "Dodi menulis surat" digabung menjadi "Rani membaca buku dan Dodi menulis surat."

    CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA:

    Membaca dan Memirsa

    Membaca kata-kata baru dengan fasih dari bacaan dan/atau tayangan yang dipirsa; dan memahami ide pokok, ide pendukung, pesan, dan informasi dalam teks sastra dan nonsastra berbentuk cetak dan/atau elektronik.

    TUJUAN PEMBELAJARAN:

    Melalui kegiatan membaca teks, mengamati video, berdiskusi, dan bermain kartu kata penghubung, peserta didik mampu:

      1.mengidentifikasi kalimat majemuk setara dan bertingkat dalam bacaan;

      2. menemukan ide pokok dan ide pendukung dalam kalimat majemuk;

      3. menulis kalimat majemuk dengan kata penghubung yang tepat;

          membaca kalimat majemuk dengan fasih dan intonasi yang tepat.


    MATERI POKOK                                    : Memahami dan Menulis Kalimat Majemuk
     
    MODEL/METODE PEMBELAJARAN : Problem Basic Learning

    MEDIA PEMBELAJARAN                     : LCD, Kartu Kata Penghubung

    MATERI AJAR

    1. Pengertian Kalimat Majemuk

    Kalimat Majemuk adalah kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih yang saling terhubung. Klausa adalah kelompok kata yang terdiri atas Subjek (S) dan Predikat (P).

    Berbeda dengan kalimat tunggal yang hanya memiliki satu pola S-P, kalimat majemuk menghubungkan beberapa kejadian atau gagasan menggunakan kata hubung (konjungsi).

    • Kalimat Tunggal: Budi membaca buku. (S-P-O)

    • Kalimat Majemuk: Budi membaca buku ketika ibu sedang memasak di dapur.

    2. Jenis-Jenis Kalimat Majemuk

    Kalimat majemuk dibagi menjadi empat jenis utama berdasarkan hubungan antar-klausanya:

    A. Kalimat Majemuk Setara

    Kalimat yang terdiri dari klausa-klausa yang kedudukannya sejajar/setara. Jika dipisah, masing-masing klausa masih bisa berdiri sendiri sebagai kalimat utuh.

    • Penggabungan/Penjumlahan: dan, serta

      • Contoh: Ani menyanyi dan Budi menari.

    • Pertentangan: tetapi, melainkan, sedangkan

      • Contoh: Ia rajin belajar, tetapi adiknya suka bermain.

    • Pemilihan: atau

      • Contoh: Kamu boleh memilih jurusan IPA atau IPS.

    B. Kalimat Majemuk Bertingkat

    Kalimat yang terdiri dari induk kalimat (dapat berdiri sendiri) dan anak kalimat (tidak dapat berdiri sendiri/bergantung pada induk kalimat).

    Ciri khas: Menggunakan konjungsi subordinatif yang menandai hubungan tertentu.

    • Hubungan Waktu (ketika, sebelum, sesudah, sejak):

      • Contoh: Ayah datang ketika kami sedang makan malam.

    • Hubungan Sebab-Akibat (sebab, karena, sehingga):

      • Contoh: Rudi tidak masuk sekolah karena ia sedang sakit flu.

    • Hubungan Syarat (jika, kalau, apabila):

      • Contoh: Kita akan berlibur jika ujian semester sudah selesai.

    • Hubungan Tujuan (agar, supaya):

      • Contoh: Belajarlah dengan tekun agar cita-citamu tercapai.

    C. Kalimat Majemuk Rapatan

    Kalimat majemuk yang bagian-bagian klausanya dirapatkan (dihilangkan) karena memiliki unsur S, P, atau O yang sama.

    • Kalimat Asal: Rina membeli buku. Rina membeli pensil.

    • Kalimat Rapatan: Rina membeli buku dan pensil. (Subjek dan Predikat dirapatkan)

    D. Kalimat Majemuk Campuran

    Kalimat yang menggabungkan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Memiliki minimal 3 klausa.

    • Contoh: Ketika hujan turun deras (Anak Kalimat), Budi tetap pergi ke sekolah (Induk Kalimat 1) dan Ani menunggu di rumah (Induk Kalimat 2).

    3. Panduan Menulis Kalimat Majemuk yang Baik

    Agar kalimat majemuk yang ditulis efektif dan tidak membingungkan, perhatikan langkah-langkah berikut:

    1. Tentukan Gagasan Utama: Pastikan kamu tahu poin utama yang ingin disampaikan.

    2. Pilih Kata Hubung yang Tepat: Sesuaikan konjungsi dengan hubungan antar-klausa (sebab-akibat, pertentangan, waktu, dll.).

    3. Gunakan Tanda Baca dengan Benar:

      • Gunakan tanda koma (,) sebelum kata pertentangan (tetapi, sedangkan).

      • Gunakan tanda koma jika anak kalimat mendahului induk kalimat (Contoh: Karena sakit, Budi tidak masuk sekolah.).

    4. Hindari Kalimat yang Terlalu Panjang: Jangan menggabungkan terlalu banyak klausa dalam satu kalimat agar pembaca tidak bingung.

    Simaklah video pembelajaran di bawah ini:




    4. Lembar Latihan Siswa

    Latihan 1: Mengidentifikasi Jenis Kalimat

    Tentukan apakah kalimat di bawah ini merupakan Setara, Bertingkat, atau Campuran!

    1. Maya ingin membeli sepatu baru, tetapi uangnya belum cukup. [............]

    2. Ibu mematikan kompor setelah masakan itu matang. [............]

    3. Ayah membaca koran dan ibu menyiram bunga ketika adik sedang tidur. [............]

    Latihan 2: Menulis Kalimat Majemuk

    Gabungkan dua kalimat tunggal berikut menjadi satu Kalimat Majemuk menggunakan kata hubung yang tepat!

    1. Andi belajar dengan giat. Andi ingin lulus ujian.

      • Jawaban: ______

    2. Ban mobil itu bocor. Kami terlambat sampai di stasiun.

      • Jawaban: ______

    KUNCI JAWABAN & PEMBAHASAN

    Latihan 1: Mengidentifikasi Jenis Kalimat

    1. Setara

      • Pembahasan: Menggunakan kata hubung pertentangan tetapi. Kedua klausa ("Maya ingin membeli sepatu baru" dan "Uangnya belum cukup") memiliki kedudukan sejajar dan bisa berdiri sendiri.

    2. Bertingkat

      • Pembahasan: Menggunakan kata hubung waktu setelah. Kalimat ini terdiri dari induk kalimat ("Ibu mematikan kompor") dan anak kalimat ("masakan itu matang").

    3. Campuran

      • Pembahasan: Memiliki 3 klausa yang dihubungkan oleh kata hubung setara dan serta kata hubung bertingkat (waktu) ketika.

    Latihan 2: Menulis Kalimat Majemuk

    1. Andi belajar dengan giat agar / supaya ia lulus ujian.

      • Atau: Andi belajar dengan giat karena ingin lulus ujian.

      • Pembahasan: Digabungkan menjadi kalimat majemuk bertingkat (hubungan tujuan menggunakan agar/supaya atau hubungan sebab menggunakan karena).

    2. Ban mobil itu bocor sehingga kami terlambat sampai di stasiun.

      • Atau: Kami terlambat sampai di stasiun karena ban mobil itu bocor.

      • Pembahasan: Digabungkan menjadi kalimat majemuk bertingkat (hubungan sebab-akibat). Jika anak kalimat (karena ban mobil itu bocor) diletakkan di depan, wajib menggunakan tanda koma: "Karena ban mobil itu bocor, kami terlambat sampai di stasiun."                                             

    2. IPAS


    CAPAIAN PEMBELAJARAN :

     Membedakan jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; 


    TUJUAN PEMBELAJARAN:
    Peserta didik dapat mengenal pengertian gaya  dan jenis gaya dengan baik.
     MATERI POKOK                                     : Mengenal Pengertian dan Jenis Gaya
     MODEL/METODE PEMBELAJARAN  : Discovery Learning
     MEDIA PEMBELAJARAN                     : LCD, Video,Benda di Sekitar

    Apersepsi                                                                                                                                      

    🌿 Firman Allah dalam surat Al-Jatsiyah ayat 5                                                              “...dan pada pergantian malam dan siang, dan hujan yang diturunkan Allah dari langit              lalu dengan (air hujan) itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati...”

    Ayat ini menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah SWT dalam mengatur alam. Berbagai peristiwa alam terjadi karena Allah menciptakan dan mengatur hukum-hukum alam, termasuk adanya gerak dan gaya yang dapat kita amati dalam kehidupan sehari-hari.                “Subhanallah, Allah SWT menciptakan alam dengan aturan yang teratur. Dengan mempelajari gaya, kita semakin menyadari kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.”

    MATERI AJAR

    A. Pengertian Gaya

    Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat memengaruhi gerak, arah, atau bentuk suatu benda.

    Contoh gaya dalam kehidupan sehari-hari:

    • Mendorong meja agar berpindah.
    • Menarik pintu agar terbuka.
    • Menendang bola agar bergerak.
    • Menarik karet gelang.
    • Magnet menarik benda tertentu.

    B. Pengaruh Gaya

    Gaya dapat menyebabkan:

    1. Benda yang diam menjadi bergerak.
    2. Benda yang bergerak menjadi berhenti.
    3. Arah gerak benda berubah.
    4. Bentuk benda berubah.

    C. C. Jenis-Jenis Gaya

    Jenis Gaya

    Pengertian

    Contoh

    Gaya Otot

    Gaya yang dihasilkan oleh otot manusia atau hewan

    Mengangkat tas, mendorong meja

    Gaya Gesek

    Gaya yang terjadi ketika dua benda bersentuhan dan menghambat gerakan

    Rem sepeda, gesekan sepatu dengan lantai

    Gaya Pegas

    Gaya yang dihasilkan oleh benda elastis

    Ketapel, pegas pulpen

    Gaya Magnet

    Gaya yang dihasilkan magnet untuk menarik benda tertentu

    Magnet menarik paku




    Kesimpulan : Gaya ada di sekitar kita. Ketika kita mendorong, menarik, mengangkat, atau menendang benda, kita sedang memberikan gaya.           

    Latihan Soal: Mengenal Gaya dan Jenis Gaya


    A. Pilihan Ganda

    Pilihlah jawaban yang paling tepat!

    1. Gaya adalah ....
      a. warna suatu benda
      b. tarikan atau dorongan
      c. ukuran suatu benda
      d. berat suatu benda
    2. Kegiatan yang menggunakan gaya otot adalah ....
      a. magnet menarik paku
      b. rem menghentikan sepeda
      c. mengangkat tas
      d. ketapel melontarkan batu
    3. Ketika kita menendang bola, gaya dapat menyebabkan bola ....
      a. berubah warna
      b. bergerak
      c. menjadi lebih berat
      d. menghilang
    4. Gaya yang terjadi ketika dua permukaan benda saling bersentuhan disebut gaya ....
      a. magnet
      b. pegas
      c. otot
      d. gesek
    5. Contoh gaya magnet adalah ....
      a. mendorong meja
      b. menarik pintu
      c. magnet menarik paku
      d. menendang bola
    6. Gaya dapat berupa __________ atau dorongan.
    7. Gaya yang dihasilkan oleh otot manusia disebut gaya __________.
    8. Gaya yang dihasilkan oleh magnet disebut gaya __________.
    9. Gaya pada rem sepeda merupakan contoh gaya __________.
    10. Gaya yang dihasilkan oleh benda elastis disebut gaya __________.                                              
    11. 3. SENI RUPA

      APERSEPSI                                                                                                                     " Guru menyampaikan bahwa kemampuan manusia untuk menggambar, memilih warna, dan menghasilkan karya seni merupakan salah satu bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Allah SWT menciptakan alam dengan berbagai macam bentuk dan warna yang indah. Hal tersebut dijelaskan dalam QS. An-Nahl ayat 13, yang menyebutkan bahwa Allah menciptakan berbagai macam warna sebagai tanda kebesaran-Nya. Oleh karena itu, peserta didik diajak mengamati keindahan ciptaan Allah dan menuangkannya dalam karya seni dengan menggunakan alat gambar dan pewarna secara tepat, rapi, serta bertanggung jawab.

      CAPAIAN PEMBELAJARAN :

      Berpikir dan Bekerja Artistik (Thinking and Working Artistically) Mengenali dan menguji coba alat dan/atau bahan yang penggunaannya


      TUJUAN PEMBELAJARAN:
      Peserta didik mampu Menggunakan berbagai alat gambar dan pewarna secara tepat
       MATERI POKOK     : Teknik Menggunakan Pensil dan Penghapus

       MODEL/METODE PEMBELAJARAN  : Discovery Learning, Demontrasi
       MEDIA PEMBELAJARAN                     : LCD, Video,Berbagai macam alat gambar 


      A. Materi Ajar: Teknik Menggunakan Pensil dan Penghapus

      1. Mengenal Pensil

      Pensil adalah alat gambar yang digunakan untuk membuat garis, sketsa, bentuk, dan arsiran. Pensil memiliki tingkat kekerasan yang berbeda.

      Beberapa jenis pensil antara lain:

      • H: pensil keras, menghasilkan garis tipis dan terang.
      • HB: tingkat kekerasan sedang, cocok untuk menulis dan membuat sketsa.
      • B: lebih lunak, menghasilkan garis lebih gelap.
      • 2B, 4B, 6B: semakin besar angkanya, semakin lunak dan gelap hasil goresannya.

      2. Cara Memegang Pensil

      Pensil sebaiknya dipegang dengan nyaman dan tidak terlalu kuat. Tekanan tangan dapat memengaruhi ketebalan dan kegelapan garis.

      • Tekanan ringan → garis tipis dan terang.
      • Tekanan sedang → garis lebih jelas.
      • Tekanan kuat → garis tebal dan gelap.

      3. Teknik Menggunakan Pensil

      a. Teknik Garis
      Pensil digerakkan untuk membuat berbagai macam garis, seperti garis lurus, lengkung, zig-zag, dan bergelombang.

      b. Teknik Arsir
      Arsir dilakukan dengan membuat garis-garis secara berulang untuk memberikan kesan gelap dan terang.

      Jenis arsir sederhana:

      • Arsir satu arah
      • Arsir silang
      • Arsir mengikuti bentuk benda

      c. Teknik Gradasi
      Gradasi adalah perubahan warna atau tingkat gelap-terang secara bertahap. Tekanan pensil dapat dibuat semakin kuat atau semakin ringan.

      d. Teknik Titik
      Pensil digunakan untuk membuat titik-titik dengan kepadatan yang berbeda. Semakin rapat titiknya, semakin gelap hasilnya.

      4. Mengenal Penghapus

      Penghapus digunakan untuk menghilangkan atau memperbaiki goresan pensil. Penghapus juga dapat digunakan untuk membuat bagian gambar menjadi lebih terang.

      5. Cara Menggunakan Penghapus

      Agar kertas tidak rusak:

      1. Gunakan penghapus yang bersih.
      2. Gosok secara perlahan.
      3. Jangan menekan terlalu kuat.
      4. Bersihkan sisa penghapus setelah digunakan.
      5. Gunakan penghapus hanya pada bagian yang perlu diperbaiki.

      6. Sikap yang Baik Saat Menggunakan Alat Gambar

      Saat menggunakan pensil dan penghapus, kita harus:

      • Menggunakan alat dengan hati-hati.
      • Menjaga kebersihan meja dan kertas.
      • Tidak mencoret-coret meja atau fasilitas sekolah.
      • Merawat alat gambar.
      • Berbagi alat dengan teman jika diperlukaN


      Pilihlah jawaban yang paling tepat!

      1. Alat yang digunakan untuk membuat sketsa gambar adalah ....
      A. penggaris
      B. pensil
      C. gunting
      D. lem

      2. Pensil dengan kode HB memiliki tingkat kekerasan ....
      A. sangat keras
      B. sangat lunak
      C. sedang
      D. sangat tebal

      3. Pensil 6B biasanya menghasilkan goresan yang ....
      A. sangat terang
      B. tipis dan kaku
      C. gelap dan lunak
      D. tidak terlihat

      4. Jika ingin membuat garis tipis dan terang, tekanan tangan sebaiknya ....
      A. sangat kuat
      B. ringan
      C. sangat cepat
      D. tidak beraturan

      5. Teknik membuat bayangan menggunakan garis-garis disebut teknik ....
      A. arsir
      B. cetak
      C. kolase
      D. lipat

      6. Arsir silang dilakukan dengan membuat garis ....
      A. melingkar saja
      B. sejajar saja
      C. saling berpotongan
      D. berbentuk titik

      7. Perubahan gelap dan terang secara bertahap disebut ....
      A. tekstur
      B. gradasi
      C. bentuk
      D. pola

      8. Fungsi utama penghapus adalah ....
      A. membuat warna
      B. memotong kertas
      C. menghilangkan atau memperbaiki goresan pensil
      D. membuat kertas menjadi tebal

      9. Saat menggunakan penghapus, sebaiknya kita ....
      A. menekan sekuat-kuatnya
      B. menggosok dengan perlahan
      C. menggunakan penghapus yang kotor
      D. menggosok seluruh kertas

      10. Semakin rapat titik-titik pada teknik titik, gambar akan terlihat semakin ....
      A. terang
      B. putih
      C. gelap
      D. kosong

      II. Isian

      Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang tepat!

      1. Pensil digunakan untuk membuat .... dan gambar.

      2. Pensil yang memiliki tingkat kekerasan sedang adalah ....

      3. Pensil yang lebih lunak daripada HB adalah ....

      4. Tekanan pensil yang kuat menghasilkan garis yang lebih ....

      5. Teknik membuat bayangan dengan garis-garis disebut ....

      6. Teknik perubahan gelap dan terang secara bertahap disebut ....

      7. Alat yang digunakan untuk menghapus goresan pensil adalah ....

      8. Penghapus sebaiknya digunakan dengan tekanan yang ....

      9. Arsir dengan garis yang saling berpotongan disebut arsir ....

      10. Alat gambar harus dirawat agar tetap .... dan dapat digunakan dengan baik.


      C. Kunci Jawaban

      Pilihan Ganda

      1. B. pensil
      2. C. sedang
      3. C. gelap dan lunak
      4. B. ringan
      5. A. arsir
      6. C. saling berpotongan
      7. B. gradasi
      8. C. menghilangkan atau memperbaiki goresan pensil
      9. B. menggosok dengan perlahan
      10. C. gelap

      Isian

      1. sketsa
      2. HB
      3. B
      4. gelap/tebal
      5. arsir
      6. gradasi
      7. penghapus
      8. ringan
      9. silang
      10. bersih                                                                                                                   KESIMPULAN                                                                                       Teknik menggunakan pensil dan penghapus sangat penting dalam menggambar. Pensil digunakan untuk membuat garis, bentuk, arsiran, dan memberikan gelap terang pada gambar. Tekanan tangan saat menggunakan pensil dapat menghasilkan garis yang tipis atau tebal.

        Penghapus digunakan untuk menghapus bagian gambar yang salah atau memperbaiki gambar agar menjadi lebih rapi. Penggunaan pensil dan penghapus yang tepat dapat membantu menghasilkan karya gambar yang bersih, rapi, dan indah.

        Dengan berlatih secara teratur, kita dapat semakin terampil menggunakan pensil dan penghapus serta menghasilkan gambar sesuai dengan ide dan kreativitas kita.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer