Senin,21-09-2026 Matematika
IDENTITAS DIRI
Nama guru : Fitri Daryani, S.Pd.
Mapel : Matematika
Hari/Tanggal : Senin / 21 September 2026
Kelas : IV C
Good morning students…
Tabik pun....!!!!
Assalamualaikum Wr.Wb.
Good morning students class 4C…how are you today ? I hope everyone is in good health, high spirits and happy.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt.selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah.
Sebelum belajar, mari kita bersyukur kepada Allah SWT karena telah memberikan kita akal untuk berpikir dan kemampuan untuk menghitung.
Anak-anak, hari ini kita akan belajar pembagian, kita belajar membagi sesuatu dengan sama banyak. Hal ini mengajarkan kita untuk bersikap adil. Allah SWT menyukai orang yang berlaku adil.” .Sebagaiman tercantum dalam Al Quran surat An-Nahl ayat 90 mengajarkan bahwa Allah SWT memerintahkan manusia untuk berlaku adil dan berbuat kebajikan.
“Siap belajar pembagian dengan semangat?” 😊
📌 CAPAIAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat melakukan dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol;
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN
Melakukan dan menyelesaikan masalah operasi pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol; |
Mindful Learning (Pembelajaran Berkesadaran)
Peserta didik diajak fokus, teliti, dan menyadari proses pembagian yang dilakukan.
Kegiatan:
- Guru mengajak siswa menarik napas dan memusatkan perhatian sebelum belajar.
- Guru menunjukkan 12 benda, misalnya pensil, lalu bertanya:
“Bagaimana cara membagi 12 pensil kepada 3 anak agar setiap anak mendapat jumlah yang sama?” - Siswa membagi benda secara langsung satu per satu.
- Siswa mengamati dan memastikan setiap kelompok memperoleh jumlah yang sama.
- Siswa menuliskan prosesnya dalam bentuk gambar dan simbol:
12 ÷ 3 = 4 - Guru menekankan sikap teliti, sabar, dan tidak terburu-buru saat menghitung.
Nilai yang dikembangkan: fokus, ketelitian, kesabaran, dan tanggung jawab.
Meaningful Learning (Pembelajaran Bermakna)
Pembagian dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa memahami manfaat pembagian.
Contoh konteks:
Ibu mempunyai 24 kue. Kue tersebut akan dibagikan sama rata kepada 6 anak.
Siswa dapat:
- Menggunakan 24 benda sebagai pengganti kue.
- Membuat 6 kelompok.
- Membagikan benda secara merata.
- Menggambar hasil pembagian.
- Menuliskan simbol matematika:
24 ÷ 6 = 4
Jadi, setiap anak mendapatkan 4 kue.
Pertanyaan pemantik:
- Mengapa kue harus dibagikan sama banyak?
- Bagaimana cara mengetahui setiap anak mendapat jumlah yang sama?
- Di mana kita menggunakan pembagian dalam kehidupan sehari-hari?
Nilai yang dikembangkan: berbagi, keadilan, kerja sama, dan tanggung jawab.
Joyful Learning (Pembelajaran Menyenangkan)
Pembelajaran dilakukan melalui permainan, benda konkret, dan aktivitas kelompok agar siswa merasa senang.
Contoh kegiatan “Permainan Bagi Sama Rata”
Guru menyiapkan:
- 20 stik es krim
- 4 wadah
- Kartu soal pembagian
Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok mengambil satu kartu soal, misalnya:
20 ÷ 4 = ...
Siswa kemudian:
- Mengambil 20 stik es krim.
- Membaginya ke dalam 4 wadah secara sama rata.
- Menghitung jumlah stik pada setiap wadah.
- Menggambar hasilnya.
- Menuliskan simbol pembagian.
Jawaban:
20 ÷ 4 = 5
Setiap wadah berisi 5 stik es krim.
Guru dapat memberikan apresiasi seperti tepuk tangan, bintang kelompok, atau pujian kepada siswa yang bekerja sama dan teliti.
🎯ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
- Peserta didik memahami konsep pembagian sebagai kegiatan membagi suatu jumlah menjadi beberapa kelompok dengan jumlah yang sama
- Peserta didik menghubungkan pembagian dengan pengurangan berulang dan perkalian.
- Peserta didik menuliskan kalimat matematika pembagian menggunakan simbol ÷ atau : dengan benar
- Peserta didik menghitung pembagian bilangan cacah sampai 100 dengan menggunakan benda konkret, gambar, dan cara bersusun sederhana.
- Peserta didik menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan pembagian bilangan cacah sampai 100
- Peserta didik menjelaskan langkah dan hasil pembagian serta memeriksa kebenaran jawabannya menggunakan hubungan perkalian.


Komentar
Posting Komentar