27-08-2025



 Rabu, 27 Agustus  2025

  IPAS, Seni Rupa dan PAK

8

Fitri Daryani, S.Pd

Kelas 5B

Good morning my students....

Tabik pun ,,,!!

Apa kabar anak sholeh sholehah kelas 5B,Alhamdulillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT  serta tetap bersemangat di hari ini.Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.Sebelum belajar pastikan kalian melaksanakan sholat dhuha  dan membaca Al Qur'an serta morojaah juz amma.

Baiklah anak-anak semua,sebelum kita masuk ke materi  kita akan menyanyikan lagu kebiasaan anak Indonesia hebat,kita melakukan tepuk semangat selanjutnya kita akan  melaksanakan kegiatan pembelajaran  IPAS, Seni Rupa dan PAK

MATERI IPAS

Tujuan pembelajaran : Murid dapat Memahami Komponen Hidup dan Tak Hidup serta pengaruhnya bagi ekosistem

 Metode pembelajaran :    PBL (Problem based Learning)

Media Pembelajaran   :    LCD                

Materi Ajar                   :Komponen Biotik dan Abiotik

Dalam sebuah ekosistem, terdapat dua komponen utama yang saling berinteraksi dan tidak dapat dipisahkan, yaitu komponen biotik dan abiotik. Keduanya membentuk suatu sistem yang seimbang dan dinamis.



  • Komponen Biotik: Unsur Kehidupan

Komponen biotik adalah semua makhluk hidup yang ada dalam suatu ekosistem. Berdasarkan peranannya dalam rantai makanan, komponen biotik dapat dibagi menjadi tiga tingkatan utama:

  • Produsen (Organisme Autotrof): Ini adalah organisme yang dapat menghasilkan makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Tumbuhan hijau, alga, dan beberapa jenis bakteri adalah contoh utama dari produsen. Mereka mengubah energi matahari menjadi energi kimia yang dapat dimanfaatkan oleh organisme lain.
  •     Konsumen (Organisme Heterotrof): Kelompok ini tidak dapat membuat makanannya sendiri dan bergantung pada organisme lain sebagai sumber energi. Konsumen dapat diklasifikasikan lebih lanjut menjadi:

        Herbivora: Pemakan tumbuhan (konsumen tingkat I), seperti kelinci, sapi, dan belalang.

        Karnivora: Pemakan daging (konsumen tingkat II, III, dst.), seperti singa, ular, dan elang.

        Omnivora: Pemakan segala (tumbuhan dan hewan), seperti manusia, beruang, dan ayam.

  •     Dekomposer (Pengurai): Organisme ini berperan penting dalam menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati. Bakteri dan jamur adalah contoh dekomposer yang mengembalikan nutrisi penting ke dalam tanah, yang kemudian dapat digunakan kembali oleh produsen.
  • Komponen Abiotik: Faktor Lingkungan Fisik

Komponen abiotik adalah semua benda tak hidup atau faktor fisik dan kimia yang memengaruhi kehidupan organisme dalam suatu ekosistem. Kehadiran dan kondisinya sangat menentukan jenis makhluk hidup yang dapat bertahan di lingkungan tersebut.

 Contoh komponen abiotik meliputi:

  1.     Cahaya Matahari: Sumber energi utama bagi semua kehidupan, terutama untuk proses fotosintesis oleh produsen. Intensitas cahaya matahari mempengaruhi suhu dan iklim.
  2.     Air: Sangat vital bagi semua makhluk hidup untuk proses metabolisme, transportasi nutrisi, dan sebagai habitat bagi organisme air.
  3.     Udara (Atmosfer): Terdiri dari berbagai gas seperti oksigen yang dibutuhkan untuk pernapasan dan karbon dioksida yang diperlukan untuk fotosintesis.
  4.     Suhu: Mempengaruhi laju metabolisme dan aktivitas enzim pada makhluk hidup. Setiap organisme memiliki rentang suhu optimal untuk dapat bertahan hidup.
  5.     Tanah dan Batuan: Menyediakan nutrisi dan mineral bagi tumbuhan serta menjadi tempat tinggal bagi banyak organisme. Struktur fisik dan komposisi kimia tanah sangat berpengaruh terhadap jenis vegetasi yang tumbuh.
  6.     Iklim: Kombinasi jangka panjang dari suhu, curah hujan, kelembapan, dan angin yang membentuk kondisi lingkungan secara keseluruhan.
  7. Interaksi Antara Komponen Biotik dan Abiotik
  8. Keseimbangan ekosistem sangat bergantung pada hubungan timbal balik antara komponen biotik dan abiotik. Keduanya saling memengaruhi secara terus-menerus. Contoh interaksi ini antara lain:
  9.     Tumbuhan (biotik) mengambil air dan nutrisi dari tanah (abiotik) serta menggunakan cahaya matahari (abiotik) untuk melakukan fotosintesis.
  10.    Cacing tanah (biotik) membantu menggemburkan dan menyuburkan tanah (abiotik), sehingga meningkatkan kualitasnya untuk pertumbuhan tanaman.
  11.    Suhu lingkungan (abiotik) akan memengaruhi perilaku hewan (biotik), seperti migrasi burung atau hibernasi pada beruang.
  12.   Aktivitas manusia (biotik) seperti penebangan hutan dapat menyebabkan perubahan iklim dan erosi tanah (abiotik).

MATERI SENI RUPA

Tujuan Pembelajaran : Murid dapat  Mempresentasikan  penilaian karya dan penciptaan karya                                       seni rupa dengan menggunakan kosa kata seni

Metode pembelajaran :    PBL(Problem based Learning)

Media Pembelajaran   :      LCD

RangKarya seni rupa bisa berupa lukisan, gambar, patung, kerajinan, dan lain-lain.
Agar kita bisa menilai karya seni rupa, kita perlu memperhatikan beberapa hal:

  1. Unsur Rupa: garis, bentuk, warna, tekstur, ruang.
  2. Prinsip Desain: keseimbangan, kesatuan, irama, proporsi, penekanan.
  3. Fungsi: apakah karya seni tersebut berfungsi praktis atau estetis (keindahan).

Penilaian karya seni harus menggunakan bahasa yang sopan, bukan untuk merendahkan, tetapi memberi masukan yang membangun.

-. Langkah-Langkah Penilaian Karya Seni

  1. Amati: Perhatikan karya seni dengan teliti.
  2. Deskripsikan: Ceritakan apa yang terlihat (warna, bentuk, teknik).
  3. Analisis: Jelaskan unsur rupa dan prinsip desain yang digunakan.
  4. Interpretasi: Sampaikan makna atau pesan yang kamu tangkap.
  5. Evaluasi: Beri pendapat pribadi (kelebihan dan saran perbaikan). 

-. Contoh Kalimat Penilaian

“Menurut saya, lukisan ini indah karena penggunaan warna cerah membuat suasana gembira.”

“Patung ini memiliki tekstur halus sehingga terlihat nyata. Mungkin bisa lebih menarik jika diberi warna.”

“Kerajinan ini rapi dan fungsional, cocok dipakai sebagai hiasan di rumah.”

 - Latihan Mempresentasikan Penilaian

Tugas Siswa

Pilih satu karya seni rupa (lukisan/gambar/kerajinan).

Buat catatan penilaian berdasarkan tabel berikut

Tabel Latihan Penilaian

Langkah Penilaian

Pertanyaan Panduan

Jawaban Siswa

Deskripsi

Apa yang kamu lihat pada karya seni tersebut? (warna, bentuk, bahan, teknik)

…………………………………

Analisis

Unsur rupa apa yang menonjol? (garis, warna, tekstur, bentuk, ruang)

…………………………………

Interpretasi

Menurutmu, apa makna atau pesan yang ingin disampaikan melalui karya ini?

…………………………………

Evaluasi

Apa kelebihan karya ini? Apa saranmu agar lebih baik?

…………………………………


Presentasikan penilaianmu di depan kelas selama 2–3 menit.

Panduan Presentasi

  1. Awali dengan salam.
  2. Sebutkan karya seni yang dipilih.
  3. Sampaikan deskripsi singkat, analisis, interpretasi, dan evaluasi.
  4. Gunakan kosakata seni rupa (garis, warna, tekstur, keseimbangan, irama, dsb.).
  5. Tutup dengan kalimat penutup yang sopan.

 Materi PAK

Tujuan Pembelajaran :Peserta didik memahami sikap tanggung jawab dalam kehidupan  sehari - hariPengertian Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah sikap dan kesadaran untuk melakukan tugas atau kewajiban dengan sungguh-sungguh dan dapat dipercaya.

🙋‍♂️ Contoh Tanggung Jawab Sehari-hari

  1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri

    • Menjaga kebersihan diri.

    • Belajar dengan rajin.

    • Mengatur waktu dengan baik.

  2. Tanggung jawab di rumah

    • Membantu orang tua.

    • Merapikan tempat tidur.

    • Menjaga kebersihan rumah.

  3. Tanggung jawab di sekolah

    • Mengerjakan PR.

    • Menghormati guru.

    • Tidak mencontek saat ujian

REFLEKSI KEGIATAN PEMBELAJARAN HARI INI
Alhamdulillah murid dapat  Murid dapat Memahami Komponen Hidup dan Tak Hidup serta pengaruhnya bagi ekosistem melalui pengamatan  komponen hidup dan tak hidup di halaman sekolah,untuksenirupa Murid dapat  Mempresentasikan  penilaian karya dan penciptaan karya     seni rupa dengan menggunakan kosa kata seni

Dokumentasi kegiatan pembelajaran hari ini














Komentar

Postingan Populer