11 Agustua 2025
Senin, 11 Agustus 2025
Bahasa Indonesia dan Matematika
Fitri Daryani, S.Pd
Kelas 5B
Good morning my students....
Tabik pun ,,,!!
Apa kabar anak sholeh sholehah kelas 5B,Alhamdulillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT serta tetap bersemangat di hari ini.Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.Sebelum belajar pastikan kalian melaksanakan sholat dhuha dan membaca Al Qur'an serta morojaah juz amma.
Baiklah anak-anak semua,sebelum kita masuk ke materi kita akan menyanyikan lagu kebiasaan anak Indonesia hebat,kita melakukan tepuk semangat selanjutnya kita akan belajar Bahasa Indonesia dan Matematika
Tujuan pembelajaran : Murid dapat dapat memahami kalimat majemuk
Metode pembelajaran : PBL(Problem based Learning)
Media Pembelajaran : LCD
Bahasa Indonesia
1. Ingat Kembali: Apa Itu Kalimat Tunggal?
Sebelum kita lanjut, mari kita ingat dulu apa itu Kalimat
Tunggal.
Kalimat Tunggal adalah kalimat yang hanya memiliki satu pola inti, yaitu satu
subjek (pelaku) dan satu predikat (kegiatan).
Contoh:
Ibu memasak di dapur. (Subjek: Ibu, Predikat: memasak)
Adik sedang bermain. (Subjek: Adik, Predikat: sedang bermain)
2. Apa Itu Kalimat Majemuk?
Kalimat Majemuk adalah hasil penggabungan dari dua atau lebih kalimat tunggal.
Untuk menggabungkannya, kita memerlukan sebuah "penyambung" yang
disebut kata hubung (konjungsi).
Contoh:
Kalimat 1: Ayah membaca koran.
Kalimat 2: Ibu menyiram bunga.
Kalimat Majemuk : Ayah membaca koran dan ibu menyiram bunga.
Kata hubung yang digunakan adalah "dan".
Kalimat majemuk yang akan kita pelajari ada dua jenis utama:
A. Kalimat Majemuk Setara
"Setara" berarti kedudukannya sama atau sejajar. Jadi,
kalimat-kalimat yang digabungkan sama-sama penting dan bisa berdiri sendiri
jika dipisahkan.
Jenis-jenisnya berdasarkan kata hubung:
1. Hubungan Penjumlahan/Penggabungan:
Kata Hubung: dan, serta, lagi pula
Fungsi: Menggabungkan dua kegiatan atau hal yang sejenis.
Contoh: Rina menyapu lantai dan adiknya
merapikan mainan.
2. Hubungan Pemilihan:
Kata Hubung: atau
Fungsi: Memberikan pilihan di antara dua hal.
Contoh: Kamu mau pergi ke pantai atau ke
gunung?
3. Hubungan Perlawanan/Pertentangan:
Kata Hubung: tetapi, melainkan, sedangkan
Fungsi: Menunjukkan dua hal
yang berlawanan.
Contoh: Kakak suka makan
sayur, sedangkan adik tidak suka.
B. Kalimat Majemuk Bertingkat
"Bertingkat" berarti ada kalimat yang
kedudukannya lebih tinggi (induk) dan ada yang lebih rendah (anak).Strukturnya:
Terdiri dari Induk Kalimat (inti informasi) dan Anak Kalimat (penjelas). Anak
kalimat tidak bisa berdiri sendiri dan berfungsi untuk menjelaskan
induk kalimat.
Jenis-jenisnya berdasarkan fungsinya:
1. Menyatakan Alasan/Sebab
Kata Hubung: karena, sebab, oleh karena ituContoh: Anak itu menangis karena mainannya hilang
Induk Kalimat: Anak itu menangis
Anak Kalimat (penjelas alasan): ...karena mainannya hilang
Kata Hubung: ketika, saat, sebelum, sesudah, sejak
Contoh: Paman datang ketika kami sedang makan malam.
Induk Kalimat: Paman datang
Anak Kalimat (penjelas waktu): ...ketika kami sedang makan
3. Menyatakan Syarat:
Kata Hubung: jika, kalau,
apabila, asal
Contoh: Kamu akan
berhasil jika kamu belajar dengan giat.
Induk Kalimat: Kamu akan
berhasil.
Anak Kalimat (penjelas syarat): ...jika kamu belajar dengan giat.
4. Menyatakan Tujuan:
Kata Hubung: agar, supaya, biar
Contoh: Kita harus memakai masker agar tidak tertular penyakit.
Induk Kalimat: Kita harus memakai masker.
Anak Kalimat (penjelas tujuan): ...agar tidak tertular penyakit
Tips Mudah
Membedakan Keduanya
Kalimat Majemuk Setara
kedudukannya?Sama penting (Sejajar) Bisa dipisah? Ya, keduanya bisa jadi kalimat sendiri Contoh Kata Hubung dan, atau, tetap
Kalimat Majemuk Bertingkat
-Kedudukannya -Ada kalimat utama & ada kalimat penjelas (Induk & Anak)
- Kedua kalimat tidak bisa dipisahh, anak kalimat tidak berdiri sendiri.
Contoh : karena, ketika, jika, agar
SOAL LATIHAN
A. Kalimat Majemuk Setara
Ciri: Menggabungkan dua klausa sederajat dengan
kata hubung seperti “dan”, “atau”, “tetapi”, “lalu”, “kemudian”
Petunjuk:
Isilah titik-titik dengan kata hubung yang tepat.
- Ibu
memasak di dapur, _____ ayah membersihkan halaman.
- Kami
pergi ke toko buku _____ membeli alat tulis.
- Rani
belajar di kamar, _____ adiknya bermain di teras.
- Hujan
turun deras, _____ anak-anak tetap bermain bola.
5.Dina menyiram tanaman, _____ menjemur baju
B.Kalimat Majemuk Bertingkat (5 Soal)
Ciri: Menggabungkan klausa utama dan klausa bawahan
dengan kata hubung seperti “karena”, “meskipun”, “agar”, “supaya”, “jika”
Petunjuk:
Isilah titik-titik dengan kata hubung yang tepat.
- Saya
tidak masuk sekolah _____ sedang sakit.
- Kami
tetap berangkat ke pantai _____ cuaca mendung.
- Rudi
belajar dengan tekun _____ mendapat nilai baik.
- _____ bel berbunyi, para siswa masuk ke kelas.
5. Andi membantu ibunya _____ pekerjaan cepat selesai
MATEMATIKA
Tujuan pembelajaran : Murid dapat dapat membagi bilangan dengan hasil dan sisa.
Metode pembelajaran : PBL(Problem based Learning)
Media Pembelajaran : LCD
Komentar
Posting Komentar