Senin, 26 Oktober 2026 Pendidikan Pancasila
IDENTITAS
Nama Guru: Fitri Daryani,
S.Pd.
Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila
Hari, Tanggal: Senin, 26 Oktober 2026
Fase/Kelas: B / IV (Empat)
Materi: Musyawarah dalam Kehidupan Keluarga dan Sekolah
Pertemuan ke: 1
Good morning students…
Tabik pun....!!!!
Assalamualaikum Wr.Wb.
Good morning students class 4C…how are you today ? I hope everyone is in good health, high spirits and happy.
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt.selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
“Siap belajar pembagian dengan semangat?” 😊
📋 PERANGKAT
PEMBELAJARAN
Capaian Pembelajaran (CP)
Peserta didik mampu
memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,
menunjukkan sikap menghargai perbedaan, bekerja sama, melaksanakan hak dan
kewajiban, serta berpartisipasi dalam pengambilan keputusan bersama melalui
musyawarah di lingkungan keluarga dan sekolah.
Tujuan Pembelajaran
Murid mampu mengidentifikasi serta menerapkan hak yang diperoleh dan kewajiban
sebagai anggota keluarga dan sebagai warga sekolah dalam kehidupan sehari-hari,
khususnya melalui kegiatan musyawarah di lingkungan sekolah.
Setelah mengikuti
pembelajaran, murid diharapkan mampu:
1.
Menjelaskan pengertian musyawarah dengan benar.
2.
Mengidentifikasi tujuan dan manfaat musyawarah.
3.
Menjelaskan hubungan musyawarah dengan sila keempat
Pancasila.
4.
Mengidentifikasi hak murid dalam kegiatan
musyawarah di sekolah.
5.
Mengidentifikasi kewajiban murid ketika mengikuti
musyawarah.
6.
Menunjukkan sikap menghargai pendapat orang lain.
7.
Menerapkan sikap menerima dan melaksanakan
keputusan bersama.
8.
Mempraktikkan kegiatan musyawarah sederhana untuk
menyelesaikan permasalahan di kelas.
Pendekatan Pembelajaran
Mindful (Berkesadaran)
Murid menyadari pentingnya
mendengarkan pendapat teman, berbicara dengan sopan, tidak memaksakan kehendak,
dan mempertimbangkan pendapat orang lain sebelum mengambil keputusan.
Meaningful (Bermakna)
Murid menghubungkan materi
musyawarah dengan kehidupan nyata, seperti menentukan jadwal piket, memilih
ketua kelompok, menentukan kegiatan kelas, dan menyepakati aturan bersama.
Joyful (Menyenangkan)
Murid belajar melalui
permainan kartu situasi, diskusi kelompok, simulasi musyawarah, dan bermain
peran sebagai pemimpin musyawarah, penyampai pendapat, serta pencatat hasil
keputusan.
Alur Tujuan Pembelajaran
(ATP)
1.
Memahami pengertian dan tujuan musyawarah.
2.
Mengidentifikasi manfaat musyawarah dalam kehidupan
sehari-hari.
3.
Mengenali penerapan sila keempat Pancasila dalam
musyawarah.
4.
Mengidentifikasi hak anggota keluarga dan warga
sekolah dalam musyawarah.
5.
Mengidentifikasi kewajiban anggota keluarga dan
warga sekolah ketika bermusyawarah.
6.
Menjelaskan aturan dan tata cara musyawarah yang
baik.
7.
Menunjukkan sikap menghargai pendapat dan menerima
keputusan bersama.
8.
Mempraktikkan musyawarah untuk menyelesaikan
permasalahan sederhana di sekolah.
9.
Melaksanakan hasil keputusan musyawarah secara
bertanggung jawab.
📌 MATERI:
MUSYAWARAH
Model dan Metode
Pembelajaran
Model pembelajaran:
1. Problem Based Learning (PBL): Murid menganalisis
masalah di kelas dan mencari penyelesaiannya melalui musyawarah.
2. Cooperative Learning: Murid bekerja sama dalam
kelompok untuk bertukar pendapat dan menyepakati keputusan.
3. Role Playing (Bermain Peran): Murid mempraktikkan
kegiatan musyawarah sederhana.
Metode pembelajaran: Tanya
jawab, pengamatan, diskusi kelompok, demonstrasi, bermain peran, presentasi,
dan penugasan.
Media Pembelajaran
- Gambar kegiatan musyawarah.
- Kartu situasi atau masalah di sekolah.
- Kartu hak dan kewajiban.
- Papan tulis dan spidol.
- LKPD.
- Kertas dan alat tulis.
- Video pendek tentang musyawarah, jika
tersedia.
🌸 APERSEPSI
Assalamu’alaikum
warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi, anak-anak
hebat kelas 4C
Apa kabar hari ini? Semoga
semuanya sehat, bahagia, dan siap mengikuti pembelajaran.
Sebelum belajar, marilah
kita berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar kegiatan
pembelajaran berjalan lancar.
Anak-anak, pernahkah kalian
berbeda pendapat dengan teman ketika menentukan permainan saat istirahat?
Pernahkah kalian berdiskusi untuk menentukan jadwal piket kelas?
Ketika setiap anak memiliki pendapat yang berbeda, kita tidak boleh bertengkar atau memaksakan kehendak. Kita perlu berbicara dengan sopan, mendengarkan pendapat teman, dan mencari keputusan yang dapat diterima bersama
Allah SWT menciptakan manusia dengan berbagai kelebihan, pemikiran, dan pendapat yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut merupakan salah satu tanda kebesaran Allah SWT. Melalui musyawarah, kita belajar saling mendengarkan, menghargai pendapat orang lain, bekerja sama, dan mencari keputusan yang baik untuk kepentingan bersama.
Allah SWT berfirman dalam QS. Asy-Syura ayat 38, yang menjelaskan bahwa orang-orang beriman menyelesaikan urusan mereka dengan musyawarah. Murid diharapkan semakin bersyukur, menghargai perbedaan, menjaga persaudaraan, dan membiasakan musyawarah dalam kehidupan sehari-hari..
Kegiatan tersebut disebut musyawarah.Dalam musyawarah, setiap murid memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan kewajiban untuk menghargai pendapat orang lain. Setelah keputusan disepakati, setiap murid juga berkewajiban melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab.
Guru mengajukan pertanyaan
pemantik:
1.
Apa yang kalian lakukan jika berbeda pendapat
dengan teman?
2.
Apakah setiap murid berhak menyampaikan pendapat
ketika berdiskusi?
3.
Apa kewajiban kita ketika teman sedang menyampaikan
pendapat?
4.
Bagaimana jika keputusan musyawarah tidak sesuai
dengan keinginan kita?
5.
Mengapa hasil musyawarah harus dilaksanakan
bersama?
Guru menyampaikan bahwa
hari ini murid akan belajar tentang musyawarah, hak dan kewajiban dalam
musyawarah, serta penerapannya di lingkungan sekolah.
📖 RINGKASAN
MATERI
A. Pengertian Musyawarah
Musyawarah adalah kegiatan
membicarakan suatu masalah bersama-sama untuk mencapai keputusan yang
disepakati.
Musyawarah dilakukan dengan
mengutamakan kepentingan bersama, bukan hanya kepentingan pribadi.
Contoh musyawarah:
- Menentukan jadwal piket kelas.
- Memilih kegiatan untuk menghias kelas.
- Menentukan pembagian tugas kelompok.
- Menyepakati aturan bermain.
- Membicarakan kegiatan keluarga bersama orang
tua.
B. Tujuan Musyawarah
Musyawarah bertujuan untuk:
1.
Menyelesaikan masalah bersama.
2.
Menemukan keputusan yang dapat diterima bersama.
3.
Menghargai perbedaan pendapat.
4.
Menumbuhkan sikap kerja sama.
5.
Menghindari pertengkaran.
6.
Melatih tanggung jawab dalam mengambil keputusan.
C. Musyawarah dan Sila
Keempat Pancasila
Musyawarah sesuai dengan
sila keempat Pancasila, yang berbunyi:
“Kerakyatan yang dipimpin
oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”
Sila keempat mengajarkan
kita untuk menyelesaikan persoalan bersama melalui pembicaraan yang bijaksana,
menghargai pendapat, dan mengutamakan kepentingan bersama.
Contoh penerapannya di
sekolah:
- Memberikan kesempatan kepada teman untuk
berbicara.
- Tidak memaksakan pendapat pribadi.
- Memilih ketua kelas melalui proses yang
disepakati bersama.
- Menerima hasil keputusan bersama.
- Melaksanakan hasil musyawarah dengan tanggung
jawab.
D. Hak Murid dalam
Musyawarah
Hak adalah sesuatu yang
layak diterima atau diperoleh seseorang.
Hak murid dalam musyawarah
di sekolah meliputi:
1.
Mendapat kesempatan menyampaikan pendapat.
2.
Didengarkan ketika berbicara dengan sopan.
3.
Mendapat perlakuan yang adil.
4.
Mendapat kesempatan memberikan usulan.
5.
Mengetahui keputusan yang telah disepakati.
Contoh: Ketika kelas
membahas jadwal piket, setiap murid diberi kesempatan mengusulkan pembagian
tugas yang adil.
E. Kewajiban Murid dalam
Musyawarah
Kewajiban adalah sesuatu
yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Kewajiban murid dalam
musyawarah meliputi:
1.
Mendengarkan pendapat orang lain.
2.
Berbicara dengan sopan dan bergiliran.
3.
Tidak memaksakan kehendak.
4.
Menghormati perbedaan pendapat.
5.
Mengutamakan kepentingan bersama.
6.
Menerima dan melaksanakan keputusan yang telah
disepakati.
7.
Menjaga ketertiban selama musyawarah.
Contoh: Setelah menyepakati
jadwal piket, setiap murid melaksanakan tugasnya sesuai jadwal.
F. Tata Cara Musyawarah
yang Baik
Langkah-langkah musyawarah:
1.
Menentukan masalah yang akan dibahas.
2.
Menyampaikan pendapat dan usulan secara bergiliran.
3.
Mendengarkan serta mempertimbangkan pendapat orang
lain.
4.
Mencari kesepakatan bersama.
5.
Menetapkan keputusan.
6.
Melaksanakan keputusan dengan tanggung jawab.
Jika belum tercapai
kesepakatan, peserta musyawarah dapat mendiskusikan kembali pilihan yang ada.
Jika diperlukan, pemungutan suara dapat dilakukan sesuai kesepakatan bersama
dan aturan yang berlaku.
G. Sikap yang Harus
Dihindari dalam Musyawarah
Sikap yang tidak sesuai
dengan musyawarah antara lain:
- Memaksakan pendapat sendiri.
- Memotong pembicaraan teman.
- Mengejek pendapat orang lain.
- Marah karena pendapat tidak diterima.
- Tidak mau mendengarkan usulan teman.
- Tidak melaksanakan keputusan bersama tanpa
alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sikap-sikap tersebut harus
dihindari agar musyawarah berlangsung tertib dan menghasilkan keputusan yang
baik.
H. Contoh Musyawarah di
Lingkungan Sekolah
Permasalahan: Kelas IV akan
mengadakan kegiatan kebersihan kelas. Beberapa murid ingin membersihkan taman,
sedangkan murid lainnya ingin merapikan perpustakaan kelas.
Penyelesaian melalui
musyawarah:
1.
Setiap murid diberi kesempatan menyampaikan
pendapat.
2.
Murid mendengarkan usulan teman.
3.
Kelompok mempertimbangkan kebutuhan kelas.
4.
Murid menyepakati pembagian tugas: sebagian
membersihkan taman dan sebagian merapikan perpustakaan.
5.
Semua murid melaksanakan tugasnya dengan tanggung
jawab.
Dari contoh tersebut, murid
belajar bahwa hak menyampaikan pendapat harus diimbangi dengan kewajiban
menghargai orang lain dan melaksanakan keputusan bersama.
I. Musyawarah dalam
Kehidupan Keluarga
Musyawarah tidak hanya
dilakukan di sekolah, tetapi juga di rumah.
Contohnya:
- Menentukan kegiatan akhir pekan bersama
keluarga.
- Membagi tugas membersihkan rumah.
- Menentukan waktu belajar dan bermain.
- Membicarakan kegiatan keluarga bersama orang
tua.
Dalam musyawarah keluarga, anak berhak menyampaikan pendapat dengan sopan dan berkewajiban mendengarkan serta menghormati orang tua dan anggota keluarga lainnya. 🌟 LATIHAN PESERTA DIDIK
A. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang
paling tepat!
1. Musyawarah dilakukan
untuk ....
A. memenangkan pendapat
sendiri
B. menyelesaikan masalah bersama
C. menghindari semua tanggung jawab
D. menentukan siapa yang paling hebat
2. Musyawarah sesuai dengan
sila Pancasila yang ke ....
A. satu
B. dua
C. tiga
D. empat
3. Ketika teman
menyampaikan pendapat dalam musyawarah, kita sebaiknya ....
A. memotong pembicaraannya
B. menertawakannya
C. mendengarkan dengan sopan
D. meninggalkan kelompok
4. Salah satu hak murid
dalam musyawarah adalah ....
A. memaksakan kehendak
B. memperoleh kesempatan menyampaikan pendapat
C. mengabaikan keputusan
D. mengatur semua teman sesuka hati
5. Setelah keputusan
pembagian piket disepakati, setiap murid wajib ....
A. melaksanakan tugas
sesuai kesepakatan
B. menunggu teman bekerja
C. mengubah keputusan sendiri
D. menghindari jadwal piket
6. Dua murid berbeda
pendapat tentang kegiatan kelas. Sikap yang tepat adalah ....
A. memilih pendapat teman
yang paling dekat saja
B. meminta semua murid diam
C. membicarakan pilihan dan mencari kesepakatan
D. membatalkan kegiatan tanpa berdiskusi
7. Jika usulan kita tidak
dipilih dalam musyawarah, kita sebaiknya ....
A. marah kepada teman
B. tetap menghargai keputusan bersama
C. tidak mau bekerja sama
D. memaksakan usulan kembali
8. Contoh musyawarah di
lingkungan keluarga adalah ....
A. menentukan kegiatan
akhir pekan bersama
B. mengambil barang saudara tanpa izin
C. menolak mendengarkan orang tua
D. membiarkan pekerjaan rumah terbengkalai
9. Ketika pendapat teman
berbeda dengan pendapat kita, kita harus ....
A. mengejek pendapatnya
B. menganggapnya selalu salah
C. mendengarkan dan mempertimbangkannya
D. memaksanya mengikuti pendapat kita
10. Kelas IV menyepakati
pembagian tugas membersihkan kelas. Sikap yang menunjukkan tanggung jawab
adalah ....
A. mengerjakan tugas
sendiri saja
B. melaksanakan tugas sesuai pembagian
C. menyuruh teman mengerjakan semuanya
D. mengabaikan jadwal yang telah disepakati
B. Isian Singkat
1.
Kegiatan membicarakan masalah bersama untuk
mencapai keputusan disebut ....
2.
Musyawarah sesuai dengan sila ke-.... Pancasila.
3.
Mendapat kesempatan menyampaikan pendapat merupakan
.... murid.
4.
Mendengarkan pendapat teman merupakan .... murid.
5.
Keputusan musyawarah harus dilaksanakan dengan
penuh ....
C. Soal Uraian
1.
Jelaskan pengertian musyawarah dengan bahasamu
sendiri!
2.
Tuliskan tiga hak murid ketika mengikuti musyawarah
di sekolah!
3.
Tuliskan tiga kewajiban murid ketika mengikuti
musyawarah!
4.
Bagaimana sikapmu jika usulanmu tidak diterima
dalam musyawarah?
5.
Kelasmu berbeda pendapat tentang pembagian tugas
kebersihan. Jelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan agar tercapai
kesepakatan!
🔑 KUNCI
JAWABAN
A. Pilihan Ganda
1.
B
2.
D
3.
C
4.
B
5.
A
6.
C
7.
B
8.
A
9.
C
10.
B
B. Isian Singkat
1.
Musyawarah.
2.
Empat.
3.
Hak.
4.
Kewajiban.
5.
Tanggung jawab.
C. Soal Uraian
1. Musyawarah adalah
kegiatan membicarakan suatu masalah bersama-sama untuk mencapai keputusan yang
disepakati.
2. Mendapat kesempatan
menyampaikan pendapat, didengarkan dengan baik, dan memperoleh perlakuan yang
adil.
3. Mendengarkan pendapat
teman, berbicara dengan sopan, dan melaksanakan keputusan bersama.
4. Tetap tenang, menghargai
pendapat teman, menerima keputusan bersama, dan tetap bekerja sama.
5. Menentukan masalah,
memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk menyampaikan pendapat,
mendengarkan usulan, mempertimbangkan pembagian tugas yang adil, menyepakati
keputusan, dan melaksanakan tugas dengan tanggung jawab.
🌟 KESIMPULAN
Musyawarah adalah cara
menyelesaikan masalah bersama melalui diskusi untuk mencapai keputusan yang
disepakati. Musyawarah merupakan penerapan nilai sila keempat Pancasila.
Dalam musyawarah, setiap
murid memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan memperoleh perlakuan yang
adil. Murid juga memiliki kewajiban untuk mendengarkan pendapat orang lain,
berbicara dengan sopan, menghargai perbedaan, dan melaksanakan keputusan bersama.
Melalui musyawarah di
lingkungan keluarga dan sekolah, murid belajar menjadi pribadi yang bertanggung
jawab, menghargai orang lain, bekerja sama, dan mengutamakan kepentingan
bersama.
Pesan karakter: Berani
menyampaikan pendapat, mau mendengarkan orang lain, dan bertanggung jawab
melaksanakan hasil kesepakatan merupakan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai
Pancasila.


Komentar
Posting Komentar