18-11-2025
Selasa, 18 November 2025
Matematika, Bahasa Indonesia dan Seni rupa
Fitri Daryani, S.Pd
Kelas 5B
Good morning my students....
Tabik pun ,,,!!
Apa kabar anak sholeh sholehah kelas 5B,Alhamdulillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT serta tetap bersemangat di hari ini.Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.Sebelumbelajar pastikan kalian melaksanakan sholat dhuha dan membaca Al Qur'an serta morojaah juz amma.
Baiklah anak-anak semua sebelum kita masuk ke materi kita akan menyanyikan lagu kebiasaan anak Indonesia hebat,kita melakukan tepuk semangat selanjutnya kita akan melaksanakan kegiatan pembelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia
Tujuan pembelajaran : Peserta didik dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perkalian pecahan desimal
Metode pembelajaran : Inquiri
Media Pembelajaran : LCD
🌼 MATEMATIKA🌼
Rumus Perkalian Pecahan Desimal
Saat melakukan perkalian pecahan desimal, kita dapat menggunakan rumus sebagai berikut:
(pecahan desimal 1) × (pecahan desimal 2) = (pecahan desimal hasil)
Contoh:
- 0,6) × (0,8) = (0,48)
- (0,4) × (0,9) = (0,36)
- (0,25) × (0,5) = (0,125)
- (0,75) × (0,3) = (0,225)
- (0,3) × 4 = (1,2)
Dalam contoh di atas, kita dapat melakukan perkalian pecahan desimal dengan cara mengalikan bagian desimalnya masing-masing, lalu menuliskan hasilnya dalam bentuk pecahan desimal.
Latihan Soal
1. 2,6 x 3 = ...
2. 24 x 0,06 = ...
3. 2,3 x 3,7 = ...
4. 3 x 0,7 = ..
5. 0,5 x 2,7 = ...
🍓BAHASA INDONESIA
TUJUAN PEMBELAJARAN : Murid dapat menjelaskan pengertian wawancara
METODE PEMBELAJARAN : PROBLEM BASED LEARNING (PBL)
MEDIA PEMBELAJARAN : LCD
Menyimak HAsil Wawancara dengan Narasumber
Wawancara adalah kegia tutan tanya jawab antara pewawancara (orang yang bertanya) dan narasumber (orang yang memberi informasi) untuk memperoleh informasi tertentu.
Contoh:
Seorang siswa mewawancarai kepala sekolah tentang kegiatan kebersihan di sekolah.Unsur Wawancara
Pewawancara → orang yang mengajukan pertanyaan.
Narasumber → orang yang memberi jawaban/informasi.
Topik → hal yang dibicarakan dalam wawancara.
Pertanyaan dan jawaban → isi percakapan yang mengandung informasi penting.
Tempat dan waktu wawancara → kapan dan di mana wawancara dilakukan.
Langkah-langkah Menyimak Hasil Wawancara
Fokus mendengarkan isi wawancara.
Perhatikan siapa narasumbernya dan apa topiknya.
Catat hal-hal penting.
Catat jawaban yang berisi fakta atau pendapat penting.
Identifikasi informasi utama.
Apa pesan utama dari wawancara tersebut?
Gunakan kata kunci.
Catat kata-kata penting seperti “tujuan”, “manfaat”, “alasan”.
Simpulkan isi wawancara.
Tuliskan kembali dengan kalimat sendiri secara singkat.
Contoh Teks Hasil Wawancara
Topik: Menjaga Kebersihan Sekolah
Pewawancara: Rani
Narasumber: Ibu Sari (Petugas kebersihan sekolah)Rani: Mengapa kebersihan sekolah itu penting, Bu?
Ibu Sari: Karena kebersihan membuat lingkungan nyaman dan sehat untuk belajar.
Rani: Apa yang dilakukan agar sekolah tetap bersih?
Ibu Sari: Kami membersihkan kelas setiap pagi dan sore. Siswa juga ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.
Rani: Apa pesan Ibu untuk siswa?
Ibu Sari: Jagalah kebersihan bersama-sama agar sekolah kita selalu nyaman.Contoh Kegiatan Menyimak
Guru membacakan hasil wawancara di atas dengan jelas.
Siswa menyimak sambil mencatat informasi penting.
Siswa menjawab pertanyaan berikut:
a. Siapa narasumber dalam wawancara tersebut?
b. Apa topik wawancaranya?
c. Sebutkan tiga informasi penting dari hasil wawancara!
d. Apa pesan utama dari wawancara tersebut?
Kesimpulan
Dalam menyimak hasil wawancara, kita perlu memperhatikan isi, mencatat poin penting, dan menyimpulkannya.
Keterampilan menyimak membantu kita memahami informasi secara akurat.
Penugasan
Simak hasil wawancara temanmu dengan guru atau warga sekolah.
Catat informasi pentingnya!
Tulislah ringkasan hasil wawancara tersebut dalam 5–7 kalimatn
SENI RUPA
Tujuan Pembelajaran :Murid dapat secara mandiri ,enggunakan variasi teknik dasar berkarya rupa
Metode pembelajaran : Project Based Learning
Media Pembelajaran : LCD
Pengertian Anyaman
Anyaman adalah karya kerajinan dengan cara menyilangkan dua atau lebih bahan secara teratur sehingga membentuk pola tertentu.
Anyaman biasanya dibuat dari bahan yang lentur seperti kertas, daun kelapa, pita plastik, atau bambu.3. Fungsi Anyaman
-
Sebagai karya seni dan kerajinan.
-
Sebagai wadah atau tempat (contoh: bakul, tikar, tas).
-
Sebagai dekorasi / hiasan.
-
Melatih motorik halus, ketelitian, dan kreativitas.
4. Alat dan Bahan
A. Bahan
-
Kertas warna / kertas karton
-
Pita plastik
-
Daun kelapa muda (janur)
-
Sedotan (opsional)
B. Alat
-
Gunting
-
Penggaris
-
Pensil
-
Lem (jika diperlukan)
5. Pola Dasar Anyaman
1. Pola Atas – Bawah (Paling Sederhana)
Bahan disusun dengan cara:
satu pita di atas – satu pita di bawah – dilakukan berulang.Contoh:
A B A B
B A B A2. Pola Silang / Pola Kotak
Bahan disilangkan membentuk pola kotak yang teratur.
3. Pola Kepang (lebih lanjut)
Biasanya menggunakan 3 helai dan dikepang seperti rambut.
(Untuk kelas 5 fokus pada pola dasar “atas–bawah”.)
6. Langkah-Langkah Membuat Anyaman Sederhana (Kertas)
A. Persiapan Lembar Alas
-
Siapkan kertas karton sebagai alas.
-
Lipat kertas menjadi dua.
-
Gambar garis vertikal berjarak 1–2 cm.
-
Gunting mengikuti garis, jangan sampai putus di bagian atas.
B. Persiapan Pita Anyaman
-
Siapkan strip kertas lain (panjang dan lebar sama).
-
Potong menjadi beberapa bagian.
C. Proses Menganyam
-
Masukkan satu strip kertas dari sisi kiri.
-
Lakukan pola atas–bawah.
-
Strip berikutnya menggunakan pola kebalikan (jika sebelumnya mulai dari atas, berikutnya mulai dari bawah).
-
Lakukan sampai penuh.
-
Rapikan tepi anyaman.
-
Tempel bagian belakang agar tidak lepas.
D. Finishing
-
Rapikan hasil anyaman.
-
Tambahkan bingkai dari kertas.
-
Bisa dihias sesuai kreativitas.
7. Contoh Produk Anyaman Sederhana
-
Refleksi pembelajaran hari ini.
Alhamdulillah sebagian murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perkalian pecahan desimal dan menjelaskan pengertian wawancara dengan baik
Dokumentasi pembelajaran hari ini







Komentar
Posting Komentar