19-11-2025
Rabu, 19 November 2025
IPAS dan Seni rupa
Fitri Daryani, S.Pd
Kelas 5B
Good morning my students....
Tabik pun ,,,!!
Apa kabar anak sholeh sholehah kelas 5B,Alhamdulillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT serta tetap bersemangat di hari ini.Aamiin Yaa Rabbal Aalamiin.Sebelumbelajar pastikan kalian melaksanakan sholat dhuha dan membaca Al Qur'an serta morojaah juz amma.
Baiklah anak-anak semua sebelum kita masuk ke materi kita akan menyanyikan lagu kebiasaan anak Indonesia hebat,kita melakukan tepuk semangat selanjutnya kita akan melaksanakan kegiatan pembelajaran IPAS dan Seni Rupa
IPAS
Tujuan Pembelajaran : Murid dapat memahami terjadinya gerhana Matahari dan Gerhana Bulan Metode Pembelajara : Problem based Learning (PBL) Media Pembelajaran : LCD
Materi
Ajar: Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan
A.
Pengertian Gerhana
Gerhana
adalah peristiwa ketika cahaya Matahari terhalang oleh benda langit lain
sehingga tidak sampai ke bumi atau bulan secara penuh. Ada dua jenis gerhana
yang sering terjadi:
- Gerhana Matahari
- Gerhana Bulan
B.
Gerhana Matahari
1.
Pengertian
Gerhana
Matahari terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga
cahaya Matahari terhalang dan tidak semuanya sampai ke Bumi.
2.
Posisi Bumi–Bulan–Matahari
Matahari
→ Bulan → Bumi
3.
Jenis-Jenis Gerhana Matahari
- Gerhana Matahari TotalBulan menutupi seluruh permukaan Matahari sehingga siang hari menjadi gelap seperti malam.
- Gerhana Matahari SebagianBulan hanya menutupi sebagian Matahari.
- Gerhana Matahari CincinBulan menutupi bagian tengah Matahari, tetapi sisinya tetap terlihat sehingga bentuknya seperti cincin.
4.
Ciri-Ciri Gerhana Matahari
- Terjadi pada siang hari.
- Matahari tampak tertutup
oleh Bulan.
- Langit tampak lebih gelap dari biasanya.
5.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Tidak boleh melihat
gerhana Matahari dengan mata telanjang.
- Gunakan kacamata khusus gerhana atau alat proyeksi.
C.
Gerhana Bulan
1.
Pengertian
Gerhana
Bulan terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, sehingga cahaya
Matahari tertutup oleh Bumi dan tidak semuanya sampai ke Bulan.
2.
Posisi Bumi–Bulan–Matahari
Matahari
→ Bumi → Bulan
3.
Jenis-Jenis Gerhana Bulan
- Gerhana Bulan TotalSeluruh permukaan Bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi sehingga tampak gelap kemerahan.
- Gerhana Bulan SebagianHanya sebagian Bulan yang masuk ke bayangan inti Bumi.
- Gerhana Bulan PenumbraBulan masuk ke bayangan samar Bumi (penumbra) sehingga cahaya Bulan hanya sedikit redup.
4.
Ciri-Ciri Gerhana Bulan
- Terjadi pada malam hari.
- Bulan tampak gelap atau
berwarna merah gelap saat gerhana total.
- Terlihat tanpa alat
bantu.
D.
Perbedaan Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan
|
Aspek |
Gerhana
Matahari |
Gerhana
Bulan |
|
Waktu
terjadi |
Siang
hari |
Malam
hari |
|
Posisi
benda langit |
Matahari
– Bulan – Bumi |
Matahari
– Bumi – Bulan |
|
Yang
tertutup |
Matahari
tertutup Bulan |
Bulan
tertutup Bumi |
|
Aman
dilihat langsung |
Tidak
aman |
Aman |
|
Frekuensi
terlihat |
Tidak
semua wilayah Bumi dapat melihat |
Hampir
seluruh sisi malam Bumi bisa melihat |
E.
Contoh Gambar Sederhana Posisi Gerhana
(Gambar
menggunakan bentuk simbol agar mudah dijelaskan pada siswa)
1.
Gerhana Matahari
2.
Gerhana Bulan
F.
Manfaat Mempelajari Gerhana
- Menambah pengetahuan
tentang peristiwa alam.
- Melatih rasa ingin tahu
dan kemampuan mengamati.
- Mengajarkan pentingnya
menjaga keselamatan saat mengamati fenomena langit.
SENI RUPA
Tujuan Pembelajaran :Murid dapat secara mandiri menggunakan variasi teknik dasar berkarya rupa
Metode pembelajaran : Project Based Learning
Media Pembelajaran : LCD
Pengertian Anyaman
Anyaman adalah karya kerajinan dengan cara menyilangkan dua atau lebih bahan secara teratur sehingga membentuk pola tertentu.
Anyaman biasanya dibuat dari bahan yang lentur seperti kertas, daun kelapa, pita plastik, atau bambu.3. Fungsi Anyaman
Sebagai karya seni dan kerajinan.
Sebagai wadah atau tempat (contoh: bakul, tikar, tas).
Sebagai dekorasi / hiasan.
Melatih motorik halus, ketelitian, dan kreativitas.
4. Alat dan Bahan
A. Bahan
Kertas warna / kertas karton
Pita plastik
Daun kelapa muda (janur)
Sedotan (opsional)
B. Alat
Gunting
Penggaris
Pensil
Lem (jika diperlukan)
5. Pola Dasar Anyaman
1. Pola Atas – Bawah (Paling Sederhana)
Bahan disusun dengan cara:
satu pita di atas – satu pita di bawah – dilakukan berulang.Contoh:
A B A B
B A B A2. Pola Silang / Pola Kotak
Bahan disilangkan membentuk pola kotak yang teratur.
3. Pola Kepang (lebih lanjut)
Biasanya menggunakan 3 helai dan dikepang seperti rambut.
(Untuk kelas 5 fokus pada pola dasar “atas–bawah”.)
6. Langkah-Langkah Membuat Anyaman Sederhana (Kertas)
A. Persiapan Lembar Alas
Siapkan kertas karton sebagai alas.
Lipat kertas menjadi dua.
Gambar garis vertikal berjarak 1–2 cm.
Gunting mengikuti garis, jangan sampai putus di bagian atas.
B. Persiapan Pita Anyaman
Siapkan strip kertas lain (panjang dan lebar sama).
Potong menjadi beberapa bagian.
C. Proses Menganyam
Masukkan satu strip kertas dari sisi kiri.
Lakukan pola atas–bawah.
Strip berikutnya menggunakan pola kebalikan (jika sebelumnya mulai dari atas, berikutnya mulai dari bawah).
Lakukan sampai penuh.
Rapikan tepi anyaman.
Tempel bagian belakang agar tidak lepas.
D. Finishing
Rapikan hasil anyaman.
Tambahkan bingkai dari kertas.
Bisa dihias sesuai kreativitas.
7. Contoh Produk Anyaman Sederhana
Hiasan dinding dari kertas warna
Alas gelas
Sampul buku unik
Anyaman pita untuk dekorasi
LATIHAN Murid dapat menganyam bebagai macam model anyaman separti contoh dibawah ini
Refleksi kegiatan pembelajaran hari ini- Alhamdulillah sebagian besar murid dapat membuat anyaman sederhana menggunakan kertas warna (bufalo).Berikut dokumentasi kegiatan hari ini









Komentar
Posting Komentar